klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Korban Kecelakaan Bus Study Tour SMP Asal Malang di Tol Jombang Terima Santunan

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Kepala PT Jasa Raharja Cabang Utama Jatim, Thamrin Silalahi saat memberikan keterangan kepada awak media di Mapolres Jombang (Diana/Klikjatim.com)
Kepala PT Jasa Raharja Cabang Utama Jatim, Thamrin Silalahi saat memberikan keterangan kepada awak media di Mapolres Jombang (Diana/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Jombang - Seluruh korban rombongan study tour SMP PGRI 1 Wonosari Malang dari arah Yogyakarta yang alami kecelakaan saat menjadi penumpang bus maut vs truk di ruas tol Jombang-Mojokerto akan menerima santunan.

Santunan tersebut diberikan oleh Jasa Marga kepada dua korban meninggal dunia yakni Guru dan kernet, sedangkan untuk belasan korban luka yang dirawat di rumah sakit telah dibebaskan dari biaya perawatan.

Hal itu diungkapkan Kepala Cabang Utama PT. Jasa Raharja Jawa Timur, Thamrin Silalahi saat bersama Dirlantas Polda Jatim usai meninjau lokasi kecelakaan yang melibatkan bus pariwisata siswa, menabrak truk bermuatan gabah tersebut.

"Dua korban meninggal dunia hari ini lagsung diberikan. Santunan untuk seorang Guru kepada istrinya di Malang. Yang kedua kernet diserahkan kepada anaknya di Blitar," katanya, Rabu (22/5/2024) di Mapolres Jombang.

Sementara itu menurutnya, untuk 14 korban yang alami luka akibat kecelakaan itu telah mendapatkan perawatan di RS RA.Basoeni Mojokerto, dan dibebaskan dari beban biaya penanganan secara medis.

"Alhamdulillah semuanya sudah kembali kerumah masing-masing," ujarnya.

Baca juga: Seluruh Korban Kecelakaan Bus Study Tour SMP di Tol Jombang Dipulangkan ke Malang, Ini Daftarnya
Lebih lanjut, Thamrin mengungkapkan terkait dengan santunan yang diberikan bervariasi. Seperti korban dengan luka ringan mendapatkan bantuan biaya perawatan sekitar Rp7,7 juta.

Sedangkan untuk dua korban meninggal dunia, masing-masing keluarga korban mendapat santuna Rp50 juta yang diserahkan langsung dengan cepat.

"Kecepatan pelayanan santunan kepad korban tidak terlepas dari kesigapan laporan polisi yakni Ditlantas Polda Jatim dan dalam hal ini Satlantas Polres Jombang," ungkapnya.

Thamrin berharap sebagai perwakilan kehadiran negara untuk korban kecelakaan, berharap agar santunan yang diberikan dapat bermanfaat dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran serta ketabahan.

"Pelayanan ini sebagai bentuk kehadiran negara, semoga dapat bermanfaat, serta bagi keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan," pungkasnya. (qom)

Editor :