KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Seorang warga bernama Kabul (55), warga Desa Wotan, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, meninggal dunia akibat tersengat listrik saat memotong pohon jati di halaman rumahnya pada Minggu 28 Januari 2024, pukul 08.30 WIB.
Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Sumberrejo Ajun Komisaris Polisi (AKP) Fatkur Rahman.
"Benar ada seorang warga Desa Wotan, Kecamatan Sumberrejo, yang meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik dari kabel listrik milik PLN," ujarnya saat dikonfirmasi.
Ia mengatakan, Korban bernama Kabul, umur 55 tahun, saat itu bermula pada Minggu 28 Januari 2024, sekitar pukul 08.20 WIB, korban sedang di rumah bersama istrinya yang bernama Kasiani. Kemudian korban mengambil sebilah parang yang akan digunakan untuk menebang dahan pohon jati yang sudah terlalu tinggi.
Baca juga: Kasus Mobil Siaga Bojonegoro Naik Penyidikan, Kejakasaan Segera Tetapkan TersangkaSelanjutnya kata AKP Fatkur Rahman, korban memanjat pohon jati di halaman rumahnya, namun saat memotong salah satu ranting pohon yang kondisinya basah, ranting yang dipotong tersebut jatuh dan menimpa kabel listrik milik PLN, sehingga korban tersengat aliran listrik hingga meninggal dunia di atas pohon.
Saat itu, Istri korban melihat beberapa dahan yang jatuh di bawah, kemudian saat melihat ke atas mengetahui bahwa korban dalam keadaan kepala menghadap ke atas dan badan terjepit di sela kayu pohon jati, sedangkan kaki dan tangan ke arah bawah.
“Mengetahui kejadian tersebut istri korban berteriak sehingga mengundang para tetangga keluar rumah kemudian terjadi kerumunan. Selanjutnya kejadian tersebut dilaporkan ke perangkat desa setempat, kemudian diteruskan Polsek Sumberrejo," kata Kapolsek.
Terpisah, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro Achmad Gunawan menyampaikan bahwa setelah mendapat laporan, pihaknya segera mengirimkan petugas untuk membantu melakukan evakuasi terhadap korban.
“Jenazah sudah diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan,” pungkas Achmad Gunawan. (qom)
Editor : M Nur Afifullah