klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Gedung SDN di Bojonegoro Ambruk, Beruntung Tidak Ada Korban Jiwa

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Kondisi ruang kelas SDN yang ambruk di Desa Ngadiluwih, Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro (Afifullah/klikjatim.com)
Kondisi ruang kelas SDN yang ambruk di Desa Ngadiluwih, Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro (Afifullah/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Salah satu ruangan kelas di Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang berada di Desa Ngadiluwih, Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro ambruk atau roboh. Beruntung saat ambruk tersebut tidak ada korban jiwa.

Ro'aini salah satu guru setempat mengatakan, peristiwa ambruknya atap kelas itu diketahuinya tadi pagi sekira pukul 06.00 WIB saat Ia bersama guru yang lain baru datang ke sekolah.

Menurutnya ada dua ruangan kelas yang mengalami rusak yakni ruang kelas 5 dan kelas 6. Karena kondisinya yang menghawatirkan dua ruangan kelas itu akhirnya tidak fungsikan untuk proses belajar mengajar.

"Kelas ini (atapnya ambruk) sudah tidak gunakan sejak 15 Desember yang lalu karena memang sudah menghawatirkan, para siswa terpaksa belajar diruangan kelas yang masih layak. Untuk kelas 6 diruangan kelas 1 dan kelas 5 di ruangan kelas 2 dengan disekat," ujarnya.

Baca juga: 3 Atap Ruang SDN 1 Babadan Ambruk, Dindik : Tahun Ini Diperbaiki
Ambruknya atap ruangan kelas itu, lanjut Ro'aini, sebelumnya sudah dilaporkan dan diajukan untuk perbaikan atau renovasi kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro. Namun, sampai kini belum ada tindak lanjut hingga atap ruangan kelas itu ambruk.

"Bangunan ini teraktir baru direnovasi tahun 2014 yang lalu. Namun, kondisinya sudah rapuh kusen-kusennya sudah rusak, sementara bangunan yang lain itu direnovasi 2012 yang lalu," Bebernya. 

Oleh pihak sekolah di sekitar lokasi kelas yang ambruk di pasang tali pembatas, agar para siswa tidak mendekati atau bermain di sekitar lokasi bangunan yang rusak. 

"Kami berharap agar segera dilakukan renovasi atau perbaikan pada ruangan kelas yang rusak ini, agar para siswa dapat belajar dengan tenang. Dan kami tidak kehilangan kepercayaan dari orang tua murid untuk menyekolahkan anaknya disini," pungkasnya. (qom)

Editor :