KLIKJATIM.COM | BOJONEGORO - Farhan Abimanu bocah viral asal Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Bojonegoro ternyata memiliki kebiasaan aneh. Sejak kecil ia kecanduan menghirup bensin. Kebiasaan ini telah berlangsung sejak duduk dibangku Taman Kanak-Kanak.
“Rasanya enak, jika saya nggak menghirup badan malah terasa lemes,“ ungkap Abimanu kepada klikjatim.com. Kamis (4/5/2023).
Bocah yang viral saat berbicara ceplas ceplos dengan kyai kondang KH Anwar Zahid ini mengaku, kecanduan ini bermula saat masih kecil ada seorang pedagang blewah yang menyuruh Manu (sapaan karibnya) untuk mencium bensin. Oleh pedagang tersebut, Manu diberitahu kalau aroma bensin itu enak.
“Dulu ada orang bakul gerbis (pedagang blewah) nyuruh aku nyium bensin. Dia berkata kalau bensin katanya enak, kemudian aku cium beneran, hingga kecanduan sampai saat ini,” tambah Manu.
Hal tersebut dibenarkan oleh Tarning selaku Ibunda Manu. Ia mengaku kalau Manu telah kecanduan menghirup bensin sejak kecil. Bahkan, jika setiap kali ibunya menanyakan rasa menghirup bensin, Manu mengaku bahwa, dengan menghirup bensin badannya terasa lebih enak.
“Sampun dangu (sudah lama) mas. Terose larene nggeh enak, malah nek mboten ngambu bensin, awake lemes (kata anaknya ya enak, justru kalau nggak menghirup bensin, badannya lemas),” tutur Ibunda Manu.
Sementara itu, dikonfirmasi terpisah, Kades Kesongo, Kusnadi mengatakan bahwa, dirinya sudah melakukan pendekatan kepada Manu untuk dilakukan rehabilitasi, akibat kecanduannya tersebut. Namun, justru ketika dirinya bertemu Kades, manu justru menjauh.
“Sebelum saya tawari untuk rehab, manu sering main ke rumah, bahkan dia juga sering minta rokok. Namun, usai saya tawari untuk berobat, dia malah menjauh dari saya, dan terus menghindar ketika bertemu saya,” jelas Kusnadi.
Selain itu, tambah Kusnadi, petugas Puskesmas setempat pun sudah melakukan pendekatan terhadap Manu. Namun, hasilnya juga nihil, karena Manu selalu menghindar, dan tidak mau untuk direhabilitasi. Ia juga berharap, langkah dari pihak Desa dan Puskesmas agar disupport oleh keluarganya.
“Semoga keluarganya mensupport langkah tersebut, agar manu terbebas dari kecanduan menghirup bensin,” pungkasnya.
Sebagai informasi, saat ini Farhan Abimanu, hanya tinggal bersama Ibunya dan Kakaknya nomor dua. Sedangkan sang ayah sudah meninggal, sementara kakak yang pertama sudah menikah dan tinggal di daerah DKI Jakarta. (*/rtn)
Editor : M Nur Afifullah