KLIKJATIM.Com | Gresik— Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP Negeri di Gresik jalur zonasi telah ditutup. Namun ternyata dari pagu 7.552 siswa di 34 SMP masih ada 453 pagu yang kosong.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik Nur Maslichah menyampaikan bila pihaknya menyayangkan belum terpenuhinya pagu itu, menginap banyak siswa yang ingin diterima di sekolah negeri.
Namun dirinya tidak menampik apabila minat di sekolah negeri wilayah luar perkotaan (pinggiran) masih minim. Hal itu dilihat pendaftar dari tahun ke tahun selalu sepi.
"Tapi itu jumlah berdasarkan website, karena nanti ada daftar ulang hingga Selasa besok (hari ini,red). Jika siswa yang diterima tidak daftar ulang, otomatis terdapat pagu yang kosong," jelasnya.
Padahal, menurut Ica, sapaan akrabnya, pemerintah menjamin apabila kualitas pendidikan di seluruh sekolah disamakan.
Dia mencontohkan SMPN 33 Driyono dan SMPN 34 yang baru beroperasi beberapa tahun belakangan. Bahkan di SMPN 34 sudah dua tahun ini belum memiliki gedung.
Disana, saat PPDB selalu diserbu oleh para siswa.
"Soal mutu pendidikan sama, baik itu diwilayah kota maupun di desa," tegasnya.
Namun menurut dia, meyoritas siswa di Gresik masih memilih melanjutkan jenjang pendidikan ke sekolah swasta atau ke pondok.
Hal ini dapat terlihat dari 20.631 siswa, terdapat 11.029, atau selisih 1.427 siswa dengan yang mendaftar di SMP negeri.
"Data yang masuk ke kami, hanya 46,5 persen lulusan SD/MI mendaftar di negeri,” tutupnya.
Perlu diketahui, tahapan PPDB ini sudah selesai. Para siswa diminta daftar ulang paling lambat 5 Juli (hari ini).
Kemudian, pada 18 Juli mendatang tahun ajaran baru yakni 2022/2023, dimulai. Di hari pertama, para siswa akan mendapatkan materi pengenalan sekolah dari masing-masing lembaga pendidikan.
Dari data yang dihimpun, keberadaan sekolah negeri di Gresik tergolong kurang jika dibandingkan lulusan SD.
Tahun 2022 ini terdapat 20.631 siswa SD/MI lulus, sedangkan data tampung siswa SMP negeri hanya 7.552. Tahun ini, terdapat 9.602 siswa yang mendaftarkan diri ke SMP negeri. Artinya, tedapat 2.050 siswa tidak diterima di SMP negeri. (yud)
Editor : Abdul Aziz Qomar
Dukung Program PLTS 100 GWp, PLN dan Pemprov Bali Akselerasi Infrastruktur Energi Bersih
KLIKJATIM.Com | Jembrana – PT PLN (Persero) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali resmi memperkuat sinergi strategis dalam mengakselerasi pembangunan…
Kemenhub Tinjau Penerapan Green Port di Terminal Teluk Lamong Dukung NZE 2060
Staf Ahli Menteri Perhubungan Bidang Teknologi dan Energi Dr. Capt. Antoni Arif Priadi, M.Sc. meninjau penerapan konsep Green Port di PT Terminal Teluk Lamong (…
Kekeringan di Sumenep Kian Meluas, 62 Desa Ditetapkan Berstatus Tanggap Darurat
KLIKJATIM.Com | Sumenep – Krisis air bersih akibat musim kemarau di Kabupaten Sumenep, Madura, menunjukkan eskalasi yang signifikan.…
Tinjau Green Port Terminal Teluk Lamong, Staf Ahli Kemenhub Apresiasi Komitmen Dukung Net Zero Emission 2060
KLIKJATIM.Com | Surabaya – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) menerima kunjungan kerja Staf Ahli Menteri Perhubungan Bidang Teknologi dan Energi, Dr. Capt. Antoni…
Sesi Offline Megpreneur 2026 Lamongan Berakhir, Inkubasikan Inovasi Bisnis hingga Agripreneur
KLIKJATIM.Com | Lamongan – Rangkaian sesi offline program inkubasi wirausaha muda Megpreneur (Megilan Preneur) 2026 resmi ditutup oleh Bupati Lamongan Yuhronur…
Diduga Gasak Travo Perahu 6.000 Volt di Pelabuhan Pasongsongan Sumenep, Tiga Pria Dibekuk Polisi
KLIKJATIM.Com | Sumenep – Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Pasongsongan berhasil membongkar kasus pencurian satu set travo perahu motor yang disandarkan…