klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Peras Warga Ponorogo, Sindikat Gay Berkedok Wartawan dan LSM Diringkus

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Polres Ponorogo saat menggelar konferensi pers terkait sindikat Gay berkedok wartawan yang memeras warga. (Fauzy Ahmad/klikjatim.com)
Polres Ponorogo saat menggelar konferensi pers terkait sindikat Gay berkedok wartawan yang memeras warga. (Fauzy Ahmad/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Ponorogo - Sindikat Gay berkedok wartawan dibongkar polisi di Ponorogo. Tiga orang ditetapkan tersangka dan 3 orang lainnya masih Daftar Pencarian Orang (DPO). 

"Yang kami tangkap ini semuanya adalah wartawan dan LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat). Mereka mempunyai kartu pers. Entah gadungan atau beneran," ujar Kapolres Ponorogo, AKBP Catur Cahyono Wibowo, Rabu (8/6/2022). 

Kasus ini berawal dari salah satu DPO berinisial IN (19), warga Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) berkenalan dengan korban berinisial MS (48), warga Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo. Keduanya berkenalan menggunakan aplikasi komunitas Gay. 

Dari situ, mereka bertemu dan melakukan hubungan badan. "Lokasinya di toko korban. Karena korban mempunyai toko di Mlarak situ," kata AKBP Catur. 

Lima hari berselang, kata dia, teman dari IN ke toko korban. Tujuannya mengancam korban. Akan tetapi gagal karena korban tidak ada di lokasi. 

"Akhirnya pelaku IN sendiri yang menghubungi korban. Dalam chatnya pelaku mengancam akan menyebarluaskan jati diri korban yang merupakan Gay," tambahnya. 

Menurutnya, pelaku meminta uang sejumlah Rp13,5 juta. Jika tidak, pelaku akan bilang ke istri korban. Juga mengancam menyebarluaskan melalui media massa. Juga menyampaikan ke Bhabinkamtibmas setempat. 

"Keduanya antara pelaku IN dan korban pun melakukan negosiasi. Sampai akhirnya sepakat Rp5 juta. Bakal bertemu di sekitar Desa Joresan, Kecamatan Mlarak," bebernya. 

Saat di Joresan, kata dia, ada 6 pelaku. Selain IN, juga ada AS (25), NR (42), SG (42) yang juga mengaku merupakan wartawan. Kemudian HG (28) sebagai sopir dan WJ (52) otak pelaku. 

"Wartawan ini dibawa untuk membuktikan bahwa ancaman itu seolah-olah bisa jadi nyata," tegasnya. 

Saat bertransaksi, anggota Polsek Mlarak menggerebeknya. Yang tertangkap adalah 3 orang. Mereka mengaku sebagai wartawan dan LSM. 

"Sedangkan WJ dan HG kabur ke arah Trenggalek. Dan IN kabur ke arah Solo. Saat ini masih pengejaran," pungkasnya. (nul)

Editor :