klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Seorang Pria Menabrakan Diri ke Truk Depan SMPN 1 Mojo Kediri

avatar Tsabit Mantovani
  • URL berhasil dicopy
Detik detik seorang pria menabrkan diri ke Truk yang melintas depan SMPN 1 Mojo, Sukoanyar, Kediri
Detik detik seorang pria menabrkan diri ke Truk yang melintas depan SMPN 1 Mojo, Sukoanyar, Kediri

KLIKJATIM.Com | Kediri - Seorang pria meninggal dunia usai diduga sengaja melindaskan diri ke truk yang melintas di Jalan Raya Mojo, Desa Sukoanyar, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, tepatnya di depan SMPN 1 Mojo, pada Kamis (23/4/2026) siang.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.30 WIB, bermula saat korban inisial AS (28 tahun), warga setempat yang dalam rekaman CCTV, terlihat berada di tepi jalan sebelum kejadian berlangsung.

“Pada Hari Kamis tanggal 23 April 2026 sekira jam 13.30 WIB di Jalan Raya Mojo Desa Sukoanyar Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri depan SMPN 1 Mojo Kediri diketahui seorang bernama Sdr. AS berada di seberang SMPN 1 Mojo (sebelah barat jalan),” jelas AKBP Anggi Saputra Kapolres Kediri dalam keterangan tertulisnya yang diterima Suara Surabaya, Kamis malam.

 
Di saat bersamaan, melintas sebuah truk tangki LPG muatan 20.000 liter yang dikemudikan K (46 tahun) warga Blitar, melaju dari arah utara, perjalanan dari Perak Surabaya menuju Trenggalek.

Menurut keterangan kepolisian dan rekaman CCTV, korban yang awalnya berdiri di tepi jalan diduga tiba-tiba bergerak mendekati kendaraan tersebut.

“Saat kendaraan tersebut melaju, yang bersangkutan melangkah maju dan memasukkan badannya ke bawah kolong gandengan truk, kemudian ban roda belakang sebelah kanan gandengan truk tersebut melindas badan dan kepala korban,” ungkapnya.

 
Spontan, pengemudi truk yang mengetahui kejadian tersebut langsung mengehentikan laju kendaraannya. Namun, korban yang terlanjur terlindas, diketahui meninggal dunia di lokasi.

Saat ini, kata Kapolres, pihaknya masih melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut, termasuk mengumpulkan keterangan saksi dan memastikan penyebab pasti kejadian.

Editor :