KLIKJATIM.Com | Pasuruan - Pemerintah Kabupaten Pasuruan telah menyelesaikan pembangunan Kampoeng Pia Gempol di Dusun Warurejo, Desa Kejapanan. Proyek ini dibangun menggunakan APBD dengan total anggaran sekitar Rp 2,7 miliar sejak tahun 2017.
Dalam waktu dekat bangunan ini akan segera diresmikan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat. Ironisnya, sebagian kondisi bangunan ditemukan rusak dan posisinya pun dinilai terlalu rendah dari jalan raya, sehingga menjadi omongan para warga.
[irp]
"Posisi bangunan Kampoeng Pia Gempol terlalu rendah dari Jalan Arteri. Apalagi kawasan tersebut masuk jalur kencang sehingga dikhawatirkan pengendara tidak melirik," kata Munaji, salah seorang warga yang rumahnya dekat lokasi, Sabtu (29/2/2020).
Adapun bangunan yang terlihat sudah rusak seperti kondisi pavingisasi bergelombang, dan urinoir (tempat kencing pria) bocor. "Sebelumnya kaca di bagian depan juga pecah, tapi sekarang sudah diganti sama pihak kontraktor yang mengerjakan," ceritanya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Wanto, warga lainnya. Dengan posisi bangunan yang dinilai kurang strategis (lebih rendah, red) khawatirnya malah mubazir.
[irp]
"Kita lihat saja nanti, apakah bisa memberi manfaat bagi warga atau tidak," lanjut Wanto.
Yang pasti, dia berharap keberadaan Kampoeng Pia Gempol bisa meningkatkan perekonomian warga sekitar. Sehingga lebih sejahtera.
Sekedar diketahui, bahwa proyek pembangunan Kampoeng Pia Gempol dilakukan bertahap menggunakan APBD Kabupaten Pasuruan. Pada tahun 2017 proyek ini disuntik anggaran Rp 1,1 miliar. Kemudian digelontor kembali pada tahap kedua tahun 2019 sebesar Rp 1,6 miliar. (dik/roh)
Editor : Redaksi