KLIKJATIM.Com | Sidoarjo--Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) menginginkan BPR Delta Artha juga dikenal publik Sidoarjo. Untuk itu, dia meminta manajemen menjaga dan meningkatkan kepercayaan publik.
[irp]
"Jangan sampai BPR Delta Artha di luar dikenal baik bahkan sampai tingkat nasional, tapi masyarakat Sidoarjo tidak tahu," kata Gus Muhdlor saat rapat RUPS, Kamis (25/3/2021).
Gus Muhdlor mengapresiasi kinerja BPR Delta Artha yang telah bekerja baik. Selanjutnya, manajemen diminta meningkatkan dana cadangan sehingga dapat membantu pertumbuhan ekonomi warga Sidoarjo.
“BPR Delta Artha juga telah memiliki program bagus dan menyentuh lapisan masyarakat, KURDA Sayang, yang tidak dimiliki oleh daerah lain, harapannya bisa meningkatkan kelas UMKM. Sebagai upaya promosi perlu juga adanya testimoni, promosi berupa infografis di media sosial,“ sambungnya.
Direktur Utama BPR Delta Artha, Sofie Krisnajati Atmaja melaporkan dalam kegiatan RUPS ini ada lima agenda. Pertama penggantian Komisaris Utama karena meninggal dunia, pembagian laba bersih, pertanggung jawaban laporan keuangan tahun 2020, laporan pertranggung jawaban penggunaan dana sosial, dan pengalihan hak atas saham.
“Laporan keuangan yang telah di audit oleh kantor akuntan publik, untuk pembagiannya berdasarkan pos- posnya, untuk pembagian deviden sebesar 55 persen, senilai Rp. 6.069.071,785. Untuk cadangan 20 persen atau Rp. 2.206.935.013. dan CSR sebesar 3 persen nilainya Rp. 331.040.252,” jelasnya. (mkr)
Editor : Catur Rini