KLIKJATIM.Com | Gresik — Pemkab Gresik melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik menyiapkan 5.000 rapid test antigen kepada para pelanggar kerumunan saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Gresik. [irp]
Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, pelanggar kerumunan dan keramaian nantinya akan diberikan hukuman rapid tets antigen di tempat. “Bagi pelaku usaha juga akan dilakukan rapid antigen jika melanggar jam malam, serta ada sanksi lisan sampai penutupan tempat usaha bagi pelaku usaha sebagaimana diatur di Perbup No. 22 tahun 2020,” katanya saat sesi mengawal vaksin datang di Gudang Farmasi Dinkes Gresik.
Ditambahkan Kadinkes Gresik drg. Saifudin Ghozali mengatakan, rapid antigen ini sebagai akurasi positif Covid-19 atau tidak. “Akurasinya 90 �ri rapid tets antigen ini,” ujarnya, Rabu (13/1/2021).
Diketahui, operasi yustisi PPKM akan terus digalakkan oleh petugas gabungan TNI-Polri, Satpol PP, dan Dinkes Gresik. (hen)
Editor : Redaksi