GRESIK – Jabatan kepala kantor Kementerian Agama (kemenag) Kabupaten Gresik, Jawa Timur masih kosong. Pasalnya, hingga sekarang Kemenag Jatim belum menentukan pengganti sementara M Muafaq Wirahadi, yang ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) beberapa waktu lalu.
"Masih belum ada penggantinya, jadi sampai sekarang masih kosong,” kata Kepala Sub Bagian Tata Usaha (TU) Kemenag Gresik, Munir, Selasa (19/03/2019).
Baca juga: Forum Ekonomi Regional Jawa 2026 Dorong Sinergi Nasional Perkuat Ekosistem Halal Indonesia
Menurutnya, kewenangan yang menentukan pengganti adalah Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Jatim. Keran itu, pihaknya pun masih menunggu petunjuk tersebut.
“Kami menunggu surat dari Jatim terkait Plt (pelaksana tugas) atau siapa yang menggantikan," lanjut dia.
[irp]
Baca juga: KPK Tahan Wamen Imipas Silmy Karim Sebagai Tersangka Pungli TKA
[irp]
Disinggung terkait ruang kepala kantor Kemenag Gresik yang disegel KPK, disebutkan masih dalam kondisi tertutup. Tak seorang pun berani membuka sebelum ada instruksi dari pihak yang berwenang.
Baca juga: KPK Periksa Saksi Korupsi Hibah Pokmas Jatim, Nama Pengelola MBG Ikut Terseret di Sumenep
Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Kantor Kemenang Gresik, M Muafaq Wirahadi yang baru menjabat sejak 11 Januari 2019 telah tertangkap KPK dalam OTT di Surabaya. Total ada 6 orang yang diamankan saat itu.
Namun tiga di antaranya ditetapkan sebagai tersangka kasus penyuapan jual beli jabatan di Lingkungan Kemenag. Selain M Muafaq Wirahadi, ada Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy, dan Kepala Kanwil Kemenag Jatim, Haris Hasanudin. (hen/nul/*)
Editor : Redaksi