KLIKJATIM.Com I Pasuruan - Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan marah besar. Pasalnya, progres pengerjaan jaringan pipa baru 10 persen. Bahkan komisi yang membidangi pembangunan tersebut mengancam akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi proyek.
[irp]
"Sampai sekarang kita belum menerima laporan dari pemkab, terkait pengerjaan proyek jaringan pipa. Apakah proyek itu sudah dikerjakan apa belum," kata Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan, Saifullah Damanhuri, Rabu (19/10/2020).
Untuk menyikapi hal ini, sambung dia, pihaknya akan menggelar rapat internal komisi untuk dibahas. "Dari hasil sidak nantinya akan dijadikan bahan untuk mengevaluasi kinerja Pemkab, dalam hal ini OPD yang membidangi proyek tersebut," jelasnya.
Politisi Partai PPP mengaku, menerima aduan dari masyarakat terkait proyek jaringan pipa ini yang dikhawatirkan bukan hanya pengerjaannya sembarangan, namun juga terancam gagal terselesaikan tepat waktu.
"Kita menyayangkan ada proyek yang tidak dikerjakan secara maksimal, padahal proses penganggaran sudah dilakukan jauh sebelum pelaksanaan. Kita juga menerima laporan dari masyarakat ada proyek pembangunan yang terkesan asal asalan," pungkasnya.
Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPTK) di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Pasuruan Nanang menyatakan progres proyek jaringan pipa baru capai 10 persen. Ia optimis pengerjaannya selesai tepat waktu.
"Sudah dua alat berat yang didatangkan untuk pekerjaan tersebut. Dan rencananya dua alat berat lagi akan didatangkan," singkatnya.
Proyek Jaringan pipa yang sejatinya untuk mendukung penyediaan air bersih bagi masyarakat Pasuruan, pemerintah telah menggelontor puluhan miliar di tiga kecamatan yakni, Rembang, Beji dan Gempol. Pembangunan pipa jaringan tersebut dibiayai dari DAK Pusat dengan nilai yang lumayan besar, yakni di Kecamatan Rembang Rp 18 miliar, Kecamatan Beji Rp 7 miliar, dan Gempol Rp 7 miliar. (bro)
Editor : Redaksi
Kanopi Ambruk Saat Karnaval Sound Horeg di Jember, Warga Tewas Seketika
Seorang warga berinisial S (57) meninggal dunia setelah tertimpa kanopi sebuah apotek karnaval dan parade sound horeg di Desa Wringinagung, Jember…
Balita 3 Tahun di Malang Diduga Dianiaya Ibu dan Pasangan, Pemicu Bikin Geleng Kepala
Balita 3 Tahun di Malang Diduga Dianiaya Ibu Kandung dan Pasangannya, Dua Tersangka Ditangkap MALANG — Polisi menangkap dua tersangka kasus dugaan kekerasan…
KMP Perkasa Prima 5 Mati Mesin di Selat Bali, 25 Penumpang Berhasil Dievakuasi
KMP Perkasa Prima 5 Mati Mesin di Selat Bali, 25 Penumpang Berhasil Dievakuasi…
Laga Uji Coba, Persela Tundukkan PSPS Pekanbaru 1 : 0 di Stadion Surajaya Lamongan
Persela Lamongan berhasil menundukkan tamunya PSPS Pekanbaru dengan skor tipis 1-0 dalam laga uji coba di Stadion Surajaya Lamongan, Sabtu malam 29 Agustus 2026…
Koki MBG di Tuban Peras Karyawati SPPG Ancam Sebar Video Syur Perselingkuhan ke Medsos
Putus Cinta Berujung Mencekam, Koki MBG di Tuban Ditangkap Usai Peras Mantan Kekasih Rp15 Juta TUBAN — Hubungan asmara yang berawal dari tempat kerja berakhir…
Mekanisme Pemilihan Ketua Umum PBNU dalam Muktamar ke-35 Resmi Melalui AHWA
KLIKJATIM.Com | Jombang – Mekanisme pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam Muktamar ke-35 NU resmi berubah. Peserta muktamar memilih s…