KLIKJATIM.Com | Pasuruan - Mobil Wuling Almaz nopol L 1926 RI yang dikemudikan Benny Hartono (37) warga Kapasari, Surabaya terbakar di di tol Gempol Pandaan, Km 49.600 A. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini karena sopir dan penumpang sudah keluar dari mobil sebelum terbakar.
[irp]
Informasinya, mobil melaju di lajur cepat dari arah Surabaya ke Malang. Ketika berada di KM 49.600 di perbatasan Desa Wonokoyo, Beji dengan Desa Randupitu, Gempol, pengemudi melihat temperatur indikator mesin panas. Benny kemudian meminggirkan kendaraan ke bahu jalan untuk mengecek kondisi mesin. Begitu di bahu jalan, pengemudi langsung membuka kap mobil. Saat dibuka, ternyata api sudah menyala di blok mesin.
“Saat kap mobilnya di buka di bahhu jalan, ternyata sudah ada api di blok mesin. Seketika itu, tiba-tiba api membesar. Api akhirnya membakar ludes mobil itu,” jelas Manager Traffic Management & Asset Security PT. Jasamarga Pandaan Tol Sumantri.
Beruntung saat kejadian berlangsung, tidak ada orang di dalam mobil. Pengemudi posisinya di luar mobil. Sementara satu penumpangnya juga turun dari mobil. Sehingga, keduanya selamat dari kebakaran itu.
Beberapa saat kemudian, PJR Tol bersama patroli PT. Jasamarga Pandaan Tol datang ke lokasi mengamankan TKP. Mereka sekaligus mengatur lalu lintas dengan cara menghentikan laju kendaraan sementara dari arah Surabaya – Malang. Tak lama kemudian, satu unit mobil damkar Pemkab Sidoarjo dari Porong tiba dilokasi kejadian. Tim damkar pun langsung memadamkam api yang membakar mobil.
Sekitar pukul 20.30 atau 30 menit setelah kebakaran, api yang membakar mobil Wuling Almaz berhasil dipadamkan. Baru setelah itu kendaraan dari arah Surabaya – Malang diperbolehkan melintas lagi. Sementara bangkai mobil Wuling dievakuasi ke Unit Lantas Polsek Beji. (bro)
Editor : Redaksi