klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Sopir Ngantuk, Mobil Ertiga Masuk Jurang Sedalam 15 Meter di Jalur Gumitir Jember

avatar Muhammad Hatta
  • URL berhasil dicopy
Mobil Suzuki XL7 Ertiga bernopol B 2806 POH terjun ke jurang sedalam kurang lebih 15 meter di jalur Gumitir Jember
Mobil Suzuki XL7 Ertiga bernopol B 2806 POH terjun ke jurang sedalam kurang lebih 15 meter di jalur Gumitir Jember

KLIKJATIM.Com | Jember  -Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalur Nasional Jember-Banyuwangi, tepatnya di kawasan Gunung Gumitir KM 33+500, Dusun Curah Damar, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis (7/5/2026) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB.


Sebuah mobil Suzuki XL7 Ertiga bernopol B 2806 POH terjun ke jurang sedalam kurang lebih 15 meter diduga akibat sopir mengantuk dan tidak menguasai medan jalan.


Berdasarkan informasi dari Kapolsek Sempolan (Silo) AKP M. Lutfi, kendaraan tersebut dikemudikan Moh. Faizin (35), warga Kecamatan Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi. Mobil melaju dari arah Jember menuju Banyuwangi dengan membawa lima penumpang.


“Sesampainya di lokasi kejadian yang merupakan tikungan patah di Jalur Gumitir, kendaraan diduga tidak dapat dikendalikan karena pengemudi mengantuk sehingga masuk ke jurang dengan kedalaman sekitar 15 meter,” ujar Lutfi saat dikonfirmasi sejumlah wartawan di lokasi kejadian.


Akibat kecelakaan tersebut, seluruh penumpang mengalami luka-luka. Satu korban diketahui mengalami luka berat yakni Zainal Arifin (46), warga Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Korban mengalami patah tulang bahu kiri, luka lecet pada siku kiri, serta mengeluhkan sakit di bagian punggung kiri.


Sementara empat penumpang lainnya mengalami luka ringan. Setelah kejadian, proses evakuasi dilakukan oleh relawan Gumitir bersama personel Polsek Sempolan dan petugas Puskesmas Silo I. 


Para korban kemudian dibawa ke Puskesmas Silo I untuk mendapatkan penanganan medis awal sebelum dirujuk ke rumah sakit di Jember.


Terkait kronologis kejadian, lebih lanjut Lutfi menjelaskan, bermula saat kendaraan melaju dengan kecepatan sedang dari arah barat menuju timur. Saat memasuki tikungan tajam di kawasan Gumitir yang dikenal memiliki medan ekstrem dan minim penerangan pada malam hari, sopir diduga kehilangan konsentrasi akibat mengantuk. Mobil kemudian keluar jalur dan masuk ke dasar jurang.


Polisi menyebut faktor utama penyebab kecelakaan diduga karena kurang hati-hatinya pengemudi, terutama akibat kondisi mengantuk dan tidak menguasai karakter jalur Gumitir yang berkelok serta memiliki banyak tikungan tajam.


“Faktor yang mempengaruhi laka karena pengemudi kurang hati-hati, diduga mengantuk dan tidak menguasai medan jalur jalan Gumitir,” tambah Lutfi.


Hingga Kamis pagi, kendaraan masih berada di dalam jurang dan proses evakuasi mobil menunggu kedatangan truk derek. Petugas kepolisian juga telah menyiapkan skema pengaturan arus lalu lintas saat proses evakuasi dilakukan.


"Untuk arus lalu lintas di Jalur Nasional Jember-Banyuwangi untuk sementara terpantau lancar. Namun saat proses penarikan kendaraan berlangsung, kami kemungkinan akan menerapkan sistem buka tutup arus secara bergantian guna menghindari kemacetan dan memastikan proses evakuasi berjalan aman," jelas Lutfi.


"Akibat kejadian tersebut, kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp60 juta," imbuhnya.

Editor :