klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Polda Jatim Ungkap Sindikat Curanmor di Pasuruan Dibongkar, Tiga Tersangka Diamankan

avatar Muhammad Nurkholis
  • URL berhasil dicopy
Dua dari tiga pelaku saat digelandang polisi
Dua dari tiga pelaku saat digelandang polisi

KLIKJATIM.Com | Pasuruan - Unit III Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang beroperasi di wilayah Pasuruan, pada Jumat, 1 Mei 2026. Dalam pengungkapan ini, tiga orang tersangka berinisial MF, AL, dan M yang merupakan warga Kota Pasuruan diamankan.

Pengungkapan kasus bermula dari laporan kehilangan sepeda motor di salah satu desa di Pasuruan. Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap dua pelaku utama, MF dan AL.

“Dari hasil pengembangan, kedua pelaku mengaku menjual kendaraan hasil curian kepada seorang penadah berinisial M,” ujar Panit II Unit III Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, Iptu Ario Senopati Joyonegoro.

Berbekal keterangan tersebut, petugas kemudian bergerak cepat dan menangkap tersangka M di kediamannya. Saat penggeledahan, polisi menemukan sejumlah sepeda motor yang diduga merupakan hasil kejahatan.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui ketiga tersangka memiliki peran berbeda dalam menjalankan aksinya. MF bertugas mengamati situasi dan lokasi target, sementara AL berperan sebagai eksekutor yang merusak sistem keamanan kendaraan menggunakan kunci T. Setelah berhasil membawa kabur motor, kendaraan tersebut kemudian dijual kepada M sebagai penadah.

Dalam pengungkapan ini, polisi turut mengamankan barang bukti berupa dua buah kunci T serta tiga unit sepeda motor hasil curian, masing-masing jenis Honda Revo, Honda Beat, dan Honda Scoopy.

Selain itu, petugas juga menemukan bahan berbahaya berupa bubuk mesiu dan belerang dengan total berat sekitar 3 kilogram di lokasi. Polisi masih mendalami asal-usul serta rencana penggunaan bahan tersebut.

“Kami masih melakukan pendalaman terkait bahan peledak ini, termasuk dari mana diperoleh dan untuk apa rencananya digunakan. Karena ini sangat berbahaya jika disalahgunakan,” tegas Ario.

Editor :