KLIKJATIM.Com | Gresik – Askuri asal Desa Serah Kecamatan Panceng ditemukan meninggal dunia secara tidak wajar. Keluarga tak mau lapor Polisi.
Pria yang berusia 70 tahun itu salah seorang takmir masjid yang juga tokoh masyarakat Desa Serah Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik itu memenuat geger warga setempat.
[irp]
Peristiwa itu terjadi pagi hari, Senin (13/7/2020) korban sudah tak bernyawa di Depan Kamar pribadinya.
Saat itu, ada bekas luka memar di pelipis kanan serta banyak bercak darah di badan dan bagian kepala korban.
"Memang meninggalnya tidak wajar. Saat kita mandikan jenazahnya ada banyak darah di sekitar kepala dan bagian perut. Tahu meninggal pada pagi hari. Bahkan ada darah di kasur korban," ungkap Kasi Kesra (Modin), Desa Serah, Ulim ketika dikonfirmasi, Kamis (16/7/2020).
[irp]
Dikatakan Ulum, sebenarnya meninggalnya Askuri itu sangat tidak wajar. Pihak pemerintah desa sudah melakukan upaya maksimal agar kejadian tersebut dilaporkan ke pihak yang berwajib yakni kepolisian.
"Tapi keluarganya tidak mau. Keluarga hanya bilang meninggal jatuh dari tempat tidur. Setelah korban ditemukan meninggal kita sudah mengundang keluarga dan pemerintah desa siap mendampingi melaporkan kejadian tersebut," imbuhnya.
Salah satu saksi Saikhun menambahkan sosok Askuri merupakan salah satu tokoh masyarakat desa setempat. Bahkan, korban dikenal baik kepada siapapun.
Saat mengetahui kejadian tersebut, Saikhun mengaku kaget. Sebab, sehari sebelumnya ia sempat bertemu dengan korban. "Padahal sebelumnya bersama saya, dan masih sangat sehat. Kok paginya ada kabar beliau meninggal dunia," katanya.
Sementara itu Kepala Unit Resort Kriminal Polsek Panceng Ipda Moch Dawud membenarkan kejadian tersebut. Bahkan, ia sudah mendapatkan informasi meski tidak ada laporan secara resmi. "Tidak ada laporan ke kita," ucapnya singkat.
Soal kabar korban meninggal diduga karena dibunuh, Ipda Dawud masih belum bisa menyimpulkan. Sebab, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan mendalam.
"(Karena meninggal tidak wajar) kita tapi tetap kita melakukan penyelidikan," ujarnya. (bro)
Editor : Redaksi
25 Tahun Belum Tuntas, Warga Graha Bunder Asri Gresik Desak Penyerahan PSU Segera Diselesaikan
KLIKJATIM.Com | Gresik – Warga Perumahan Graha Bunder Asri (GBA), Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, kembali mempertanyakan kejelasan p…
Groundbreaking Proyek Hilirisasi Tembaga dan Emas Dimulai di Gresik, Perkuat Industri Strategis Nasional
KLIKJATIM.Com | Gresik - MIND ID resmi memulai pembangunan proyek hilirisasi tembaga dan emas terintegrasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE, Kabupaten…
Pemkab Bojonegoro Lanjutkan Beasiswa SESAR, Pendaftaran Dibuka Pekan Ini
KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Program beasiswa Sepuluh Sarjana per Desa (SESAR) di Kabupaten Bojonegoro kembali dibuka. Sebelumnya, program yang dikelola Dinas P…
IGRA Sampang Terapkan Kurikulum Berbasis Cinta, Kemenag Dorong Implementasi di Sekolah
KLIKJATIM.Com | Sampang - Pengurus Daerah (PD) Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Sampang menggelar workshop kurikulum berbasis cinta dengan tema…
Lepas Kloter Awal Jamaah Haji Lamongan, Bupati Yes: Jumlah Jamaah Meningkat, Simbol Kesejahteraan Masyarakat
KLIKJATIM.Com | Lamongan – Suasana khidmat menyelimuti Pendopo Lokatantra pada Rabu (29/4) pagi, saat Pemerintah Kabupaten Lamongan…
Angkutan Pelajar Gratis Bojonegoro Kembali Mengaspal, Bupati Wahono: Prioritaskan Keselamatan Siswa
KLIKJATIM.Com | Bojonegoro — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro resmi mengoperasikan kembali layanan angkutan pelajar gratis…