klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Dongkrak Daya Saing SDM, Kemnaker Buka PVN Batch 3 dengan Target 20 Ribu Peserta

avatar Much Taufiqurachman Wahyudi
  • URL berhasil dicopy
Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah.
Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah.

KLIKJATIM.Com | Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia resmi mengambil langkah strategis dalam memperluas jangkauan peningkatan mutu tenaga kerja domestik. Otoritas ketenagakerjaan nasional tersebut mengumumkan pembukaan keran pendaftaran program Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Batch 3 yang dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 19 Juni hingga 9 Juli 2026 mendatang.

Menatap tingginya kebutuhan serapan pasar, Kemnaker membidik target ambisius dengan menjaring sedikitnya 20.000 peserta yang tersebar secara merata di berbagai wilayah nusantara.

Guna mengoptimalisasi penyerapan materi, pelaksanaan pelatihan makro ini akan didelegasikan secara berjenjang di bawah kendali teknis instruktur pemerintah. Seluruh rangkaian program akan diselenggarakan secara simultan melalui jaringan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP), Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP), Satuan Pelayanan (Satpel), hingga unit kerja daerah lewat Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) yang bermitra dengan Kemnaker.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, menyerukan kepada seluruh masyarakat usia kerja agar secara aktif memanfaatkan peluang investasi keterampilan gratis ini guna mengatrol nilai tawar mereka di bursa kerja. Penyelarasan kompetensi dinilai menjadi harga mati untuk menjawab tantangan dunia usaha dan dunia industri yang terus mengalami pergeseran dinamis akibat disrupsi teknologi.

“Program Pelatihan Vokasi Nasional menjadi bagian dari komitmen Kemnaker dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Kami ingin memastikan masyarakat memiliki akses yang lebih luas terhadap pelatihan kerja yang berkualitas. Melalui program ini, peserta dapat meningkatkan kompetensi sesuai kebutuhan aktual pasar kerja,” urai Darmawansyah melalui siaran pers resmi Biro Humas Kemnaker, Sabtu (20/6/2026).

Darmawansyah memaparkan bahwa sebagai prasyarat administratif, para calon peserta wajib mengintegrasikan diri secara digital dengan memiliki akun terverifikasi di platform SIAPkerja, lalu menentukan program kejuruan yang linier dengan minat mereka. Untuk mempertajam akurasi penempatan kelas, pendaftar juga disarankan mengisi instrumen tambahan berupa Asesmen Kecocokan Kerja (SPI) serta Asesmen Penilaian Diri yang disediakan di dalam sistem.

Berdasarkan cetak biru panitia pusat, linimasa pelaksanaan PVN Batch 3 ini dibatasi oleh tenggat waktu yang ketat. Proses pendaftaran daring akan dikunci secara otomatis pada tanggal 9 Juli 2026 tepat pukul 23.59 WIB. Pasca-penutupan berkas, tahapan akan langsung bergeser ke fase krusial berupa proses seleksi administrasi dan wawancara kompetensi yang dijadwalkan berjalan secara maraton mulai tanggal 10 hingga 15 Juli 2026.

Lebih lanjut, pengumuman kelulusan final bagi para peserta yang dinyatakan berhak mengikuti pelatihan akan dirilis secara terbuka pada 16 Juli 2026. Sementara itu, untuk penanda dimulainya program, agenda kickoff nasional PVN Batch 3 sekaligus masa orientasi dasar siswa dijadwalkan bakal digulirkan serempak pada 20 Juli 2026.

Kemnaker menaruh ekspektasi besar agar luaran dari pelatihan ini mampu menekan angka pengangguran terbuka secara signifikan, baik lewat pengisian pos pekerjaan formal maupun penciptaan wirausaha mandiri baru di daerah.

Darmawansyah menekankan bahwa penguasaan keahlian vokasional darat ini merupakan investasi jangka panjang, di mana semakin tinggi klaster kompetensi yang dikuasai oleh tenaga kerja lokal, maka semakin besar pula peluang mereka untuk merengkuh pekerjaan yang layak sekaligus berkontribusi langsung pada peningkatan indeks produktivitas nasional.

Editor :