klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Gangguan Dua Pembangkit Besar, PLN Kejar Pemulihan Sistem Kelistrikan Jawa dan Pasokan Batu Bara MRC

avatar Much Taufiqurachman Wahyudi
  • URL berhasil dicopy
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (tengah) didampingi Wakil Direktur Utama PLN, Yusuf Didi Setiarto (kiri) dan jajaran direksi PLN saat konferensi pers di Jakarta.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (tengah) didampingi Wakil Direktur Utama PLN, Yusuf Didi Setiarto (kiri) dan jajaran direksi PLN saat konferensi pers di Jakarta.

KLIKJATIM.Com | Jakarta – Manajemen PT PLN (Persero) tengah bergerak cepat mengeksekusi serangkaian langkah taktis guna mengamankan sekaligus memulihkan keandalan sistem jaringan kelistrikan di wilayah Pulau Jawa.

Strategi akselerasi ini difokuskan pada dua lini utama, yakni percepatan perbaikan teknis pada unit-unit pembangkit yang mengalami kendala operasional serta penguatan rantai pasok energi primer secara masif untuk mendukung kinerja pembangkit listrik strategis agar kembali ke performa optimal.

Langkah responsif tersebut diambil menyusul terjadinya gangguan operasional pada dua unit pembangkit listrik besar di sistem Jawa yang berdampak pada pemeliharaan beban kelistrikan di sejumlah daerah.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa pihaknya telah menerjunkan tim teknis terbaik dengan berkolaborasi bersama mitra pembangkit listrik swasta (Independent Power Producer/IPP) demi memangkas durasi perbaikan di lapangan.

Di samping melakukan perbaikan pada infrastruktur fisik, PLN juga melakukan percepatan pada lini komersial dan manajemen logistik energi primer. Fokus utama saat ini diarahkan pada pengamanan pasokan batu bara kalori menengah atau Medium Rank Coal (MRC) yang menjadi bahan bakar utama bagi sejumlah pembangkit vital di Pulau Jawa.

Langkah ini mendapat kawalan ketat dari pemerintah pusat guna memastikan ketersediaan energi primer berada dalam zona aman.

Terkait percepatan tata kelola logistik tersebut, Darmawan melayangkan apresiasi tinggi atas respons taktis dari jajaran Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Intervensi pemerintah melalui fasilitasi surat penugasan khusus kepada sejumlah perusahaan produsen batu bara dinilai menjadi kunci utama dalam mempercepat proses koordinasi rantai pasok komoditas energi tersebut.

“Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah, khususnya Menteri ESDM Bapak Bahlil Lahadalia, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, serta Direktur Jenderal Minerba yang telah memfasilitasi koordinasi antara PLN, pemasok batu bara, dan pelaku usaha ketenagalistrikan sehingga proses penguatan pasokan energi primer dapat berjalan lebih cepat,” urai Darmawan Prasodjo dalam keterangan resminya kepada media, Sabtu (20/6/2026).

Saat ini, PLN tengah memacu penyelesaian aspek kontraktual dan skema pengiriman logistik dengan emiten-emiten pemasok yang telah ditunjuk oleh pemerintah. Percepatan administrasi ini krusial agar volume batu bara yang telah dialokasikan dapat segera merapat ke dermaga pembangkit demi mengatrol naik grafik cadangan daya (reserve margin) pada sistem interkoneksi Jawa. PLN juga memuji sikap kooperatif para pemasok batubara yang berkomitmen tinggi mengamankan pasokan energi nasional.

Kendati mitigasi hulu dan hilir terus digenjot secara paralel, PLN secara terbuka melayangkan permohonan maaf kepada masyarakat luas atas ketidaknyamanan yang timbul akibat kebijakan manajemen beban listrik yang terpaksa diberlakukan secara bergilir di beberapa area terdampak.

“Kami memahami ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat. Untuk itu, kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak. PLN bersama seluruh mitra terus bekerja maksimal untuk mempercepat pemulihan dan memastikan keandalan pasokan listrik dapat segera kembali optimal,” pungkas Darmawan menandaskan komitmen pemulihan total jaringan listrik Jawa.

Editor :