klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Ecoton Tuntut Industri Detergen Besihkan Sampah Sachet Kali Surabaya

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Aksi aktifis Ecoton menuntut perusahaan detergen membersihkan sampah sachet di Kali Surabaya.
Aksi aktifis Ecoton menuntut perusahaan detergen membersihkan sampah sachet di Kali Surabaya.

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Lembaga kajian ekologi basah (Ecoton) mendesak sejumlah industri detergen bertanggungjawab atas menumpuknya sampa sachet plastik di Kali Surabaya. Mereke meminta Indofood dan Unilever, Wing Surya sebagai tiga besar penyumbang sampah plastik dan sachet terbesar di Kali Surabaya untuk ikut membersihkan Kali Surabaya.

[irp]

Tonis Afrianto Koordinator Program Zerowaste Cities Ecoton menjelaskan, pada Februari-Juni 2020 pihaknya melakukan inventarisasi merk atau brand audit timbulan sampah di bantaran dan di permukaan Kali Surabaya. Kegiatan dilakukan di 7 desa Sepanjang aliran kali Surabaya di Desa Sumberame, Wringinanom, Sumengko, Bambe (Kabupaten Gresik) dan Desa Mliriprowo, Bogem Pinggir, Penambangan (Kabupaten Sidoarjo).

Hasil brand audit menunjukkan sampah packaging PT Wings Surya menempati peringkat pertama pada timbulan sampah dan sampah yang ada dalam rumah tangga. "Kami juga memasang Trashboom/Penjebak Sampah di sungai selama 68 Jam di wilayah Desa Wringinanom, kabupaten Gresik menunjukan bahwa 47% didominasi oleh kemasan plastik sekali pakai seperti kemasan sachet dan pouch dan salah satunya berasal dari merk dari PT.Wings Surya," Ungkap Tonis Afrianto Koordinator Program Zerowaste Cities.

Dikatakan, sampah plastik sachet tersebut teronggok di tepi sungai dan mengapung di sungai, berpotensi menjadi Mikroplastik yang terakumulasi di air sungai dimana sebagai bahan baku utama air PDAM Surabaya, Sidoarjo, Gresik dan Mojokerto. Mikroplastik merupakan plastik berukuran kurang dari 5 mm yang apabila masuk ke dalam tubuh manusia akan berdampak buruk bagi kesehatan seperti gangguan pencernaan, diabetes, penyakit ginjal, gangguan keseimbangan hormon hingga kanker. Probelum lainnya adalah nilai ekonomi sachet yang rendah sehingga tidak laku di jual atau sulit didaur ulang sehingga masyarakat umumnya membakar sampah sachet.

[irp]

Pembakaran sachet menimbulkan gas beracun Dioxin, bisa sebabkan kanker, sakit pernapasan, gangguan saraf, kemandulan. Dari temuan kami diatas tersebut, kami meminta PT.Wings Surya untuk :

1.  Membersihkan (Clean Up) sampah-sampah sachet dan packaging produksi PT.Wings Surya yang terapung dan teronggok dibantaran Kali Surabaya.2.  Me-Redesain kemasan, tidak memproduksi kemasan plastik sachet, kemasan sachet merupakan Multilayer yang sulit didaur ulang. Sampah sachet akan menambah jumlah sampah di TPA, karena sampah tidak bisa di daur ulang. Oleh karena itu PT.Wings Surya ikut andil dan bertanggung jawab menyelesaikan permasalahan sampah sachet ini.3.  Tanggung Jawab Pengelolaan sampah PT Wings yang menjadi timbulan sampah di Kali Surabaya, mengacu UU No.18 tahun 2008, produsen diminta untuk bertanggung jawab terhadap produk yang mereka buat, membantu menanggung biaya untuk mengumpulkan, memindahkan, mendaur ulang, dan membuang produk atau material di penghujung siklus hidup barang tersebut.4.  Menyediakan tempat sampah khusus  Sachet, sachet masuk kategori sampah residu. Penyediaan tempat sampah khusus sachet sebagai sarana mengendalikan jumlah timbulan sampah plastik sachet yang dihasilkan oleh PT.Wings Surya.5.  Mencari bahan pengganti agar tidak lagi menggunakan plastik sekali pakai atau mencari cara lain dalam delivery product seperti penyediaan sarana Refill6.  Mengedukasi konsumen (Untuk Jangka pendek) PT.Wings Surya untuk mencantumkan himbauan dalam sachet atau iklan di media massa mengedukasi konsumen PT Wings Surya agar tidak membuang sampah ke sungai dan membakar sampah produk PT.Wings karena akan mengganggu kesehatan dan merusak lingkungan. (hen)

Editor :