klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Tabrakan Panther vs Traga di Bojonegoro, Empat Korban Alami Luka-Luka

avatar M Nur Afifullah
  • URL berhasil dicopy
Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Bojonegoro–Cepu, tepatnya di wilayah Desa Ngablak, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro
Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Bojonegoro–Cepu, tepatnya di wilayah Desa Ngablak, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Bojonegoro–Cepu, tepatnya di wilayah Desa Ngablak, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (20/5/2026) siang.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 13.00 WIB itu melibatkan mobil Isuzu Panther bernopol S 1722 AQ dengan kendaraan Isuzu Traga bernopol AD 9036 BA. Akibat kecelakaan tersebut, empat orang mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan di RSUD Bojonegoro.

Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bojonegoro, Ipda Septian Nur Pratama mengatakan, berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, semula kendaraan Isuzu Traga yang dikemudikan Deki Andrianyo (35), warga Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, melaju dari arah timur ke barat. Deki saat itu membawa seorang penumpang bernama Jordan (35), warga Sukoharjo.

"Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju mobil Panther yang dikemudikan Nyamin (51), warga Desa Jatimulyo, Kecamatan Tambakrejo, Bojonegoro. Kendaraan tersebut juga membawa satu penumpang bernama Jari (51)," ungkapnya.

Saat melintas di lokasi kejadian, mobil Panther diduga berjalan oleng ke kanan hingga melewati marka jalan. Nahas, dari arah berlawanan melaju kendaraan Traga sehingga tabrakan pun tidak dapat dihindari.

“Mobil Panther berjalan oleng ke kanan hingga melebihi as jalan dan akhirnya menabrak kendaraan Traga yang berjalan dari arah berlawanan,” tambahnya.

Benturan keras membuat kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah. Sementara empat orang yang terlibat dalam kecelakaan tersebut mengalami luka-luka.

"Seluruh korban kemudian dievakuasi ke RSUD Bojonegoro untuk mendapatkan penanganan medis. Akibat kejadian tersebut, kerugian material ditaksir mencapai Rp20 juta," pungkasnya.

Editor :