klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Gedung Jantung RSUD Dr. Soetomo Terbakar, Satu Pasien Dilaporkan Meninggal Dunia

avatar Muhammad Nurkholis
  • URL berhasil dicopy
Mobil Damkar Kota Surabaya melakukan pemadaman di Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) RSUD Dr. Soetomo Surabaya. (foto istimewa)
Mobil Damkar Kota Surabaya melakukan pemadaman di Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) RSUD Dr. Soetomo Surabaya. (foto istimewa)

KLIKJATIM.Com | Surabaya -Kebakaran melanda Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) RSUD Dr. Soetomo Surabaya, Jumat (15/5/2026) pagi. Insiden yang terjadi sekitar pukul 06.30 WIB itu menyebabkan satu pasien meninggal dunia akibat paparan asap kebakaran.

Kepulan asap tebal berwarna abu-abu terlihat membumbung tinggi dari atap gedung rumah sakit yang berada di Jalan Prof. Dr. Moestopo, Kecamatan Gubeng, Surabaya. Sejumlah saksi mata di lokasi menyebut api pertama kali terlihat dari area atap gedung PPJT.

“Soal kebakaran di atap gedung RS Karang Menjangan atau RSUD Dr. Soetomo terjadi sekitar pukul 06.32 WIB,” ujar Soefandi, salah seorang saksi mata.

Saksi lainnya, Archie Arman Dwiyatna, mengatakan titik kebakaran berada di Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT). Informasi itu kemudian dibenarkan oleh Kepala Instalasi Hukum, Hubungan Masyarakat, dan Pemasaran RSUD Dr. Soetomo, dr. Martha Kurnia Kusumawardani.

“Benar, lokasi kebakaran berada di Pusat Pelayanan Jantung Terpadu,” katanya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, Laksita Rini Sevriani menjelaskan, sumber api diketahui berasal dari lantai lima gedung PPJT, tepatnya di ruang bedah jantung. Meski titik api berada di lantai lima, asap kebakaran menyebar hingga lantai enam dan memenuhi sejumlah ruangan perawatan.

Akibat kondisi tersebut, seorang pasien yang sedang menjalani perawatan di ruang ICU lantai enam dinyatakan meninggal dunia setelah terdampak asap tebal dari kebakaran.

“Di ICU, satu pasien sudah dinyatakan meninggal dunia. Sementara satu pasien lainnya berhasil dilakukan evakuasi,” ujar Rini.

Sebanyak tujuh unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Petugas berjibaku memadamkan api sekaligus mengevakuasi pasien dari area terdampak asap.

Dari pantauan di lokasi, sistem hydrant gedung sempat dilaporkan tidak berfungsi saat proses pemadaman berlangsung. Namun pihak DPKP Surabaya masih melakukan pengecekan terkait laporan tersebut.

“Masih kami cek, saat ini petugas masih fokus pada proses pembasahan,” tegas Rini.

Hingga pukul 08.25 WIB, api utama dilaporkan berhasil dipadamkan. Meski demikian, proses pendinginan dan pembasahan masih terus dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul.
 
 
 

 

Editor :