KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Musibah kebakaran melanda sebuah kandang ayam milik warga di Desa Sumuragung, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, pada Jumat (3/4/2026) dini hari. Insiden yang terjadi saat warga tengah terlelap ini diduga kuat dipicu oleh hubungan arus pendek atau korsleting listrik.
Peristiwa yang menimpa kandang milik Suharmunik (46) tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 01.20 WIB. Api dengan cepat membesar dan menghanguskan sebagian bangunan kandang beserta isinya sebelum sempat merembet lebih luas.
Warga yang menyadari adanya kobaran api langsung bahu-membahu melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya. Di saat yang sama, warga melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro Pos Baureno.
Kepala Damkarmat Bojonegoro, Siswoyo, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan pada pukul 01.36 WIB dan segera menerjunkan personel dua menit kemudian.
“Petugas tiba di lokasi pada pukul 01.50 WIB. Setibanya di sana, api sebenarnya sudah berhasil dipadamkan oleh warga. Namun, petugas tetap melakukan penyisiran dan pendinginan hingga pukul 02.01 WIB untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa,” jelas Siswoyo.
Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp30 juta. Dampak dari kebakaran tersebut antara lain sebanyak 300 ekor ayam mati terpanggang, satu unit blower penghangat ayam hangus terbakar, dan kerusakan bangunan kandang sekitar 10 persen.
Di sisi lain, kesigapan warga dan petugas berhasil menyelamatkan aset yang jauh lebih besar, yakni sisa bangunan kandang berukuran 5 x 20 meter serta sekitar 1.100 ekor ayam lainnya. Nilai aset yang berhasil diselamatkan diperkirakan mencapai Rp80 juta.
Pasca-penanganan, petugas Damkarmat tidak lupa memberikan edukasi dan imbauan kepada pemilik kandang serta warga sekitar. Siswoyo menekankan pentingnya memeriksa instalasi listrik secara berkala, terutama pada peralatan pemanas yang sering digunakan di kandang ayam, guna mencegah terjadinya korsleting yang memicu kebakaran.
Editor : Fatih