KLIKJATIM.Com | Jember – Satu unit bus pariwisata milik Satria Timur Trans dengan nomor polisi B 7010 EGA terbakar di Jalan Arowana, Kelurahan Gebang Waru, Kebonagung, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (13/5/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.
Insiden tersebut sempat memicu kepanikan warga dan pengguna jalan yang melintas di lokasi kejadian. Bus terbakar tepat di depan garasi Bus AKAS Asri dan diduga dipicu korsleting listrik pada bagian mesin kendaraan.
Salah seorang warga setempat, Jazuli (46), mengatakan api muncul secara tiba-tiba dari bagian belakang bus sebelum akhirnya membesar dan mengeluarkan asap hitam pekat.
“Yang terbakar itu Bus Satria Trans. Informasinya mengalami kebakaran akibat korsleting listrik sekitar jam 8 malam. Lokasinya tepat di depan garasi Bus AKAS Asri,” ujar Jazuli saat ditemui di lokasi kejadian.
Karena berada di jalur utama, warga sekitar langsung berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya agar kobaran tidak merembet ke bangunan di sekitar lokasi.
Selain itu, sejumlah warga juga menghubungi petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Jember saat melihat api semakin membesar.
Beruntung, api berhasil dipadamkan berkat kerja sama kru bus dan warga sekitar sebelum melahap seluruh badan kendaraan. Meski demikian, kerugian materiil tidak dapat dihindari.
Panit 3 Reskrim Polsek Kaliwates, Iptu Devy Novita, membenarkan peristiwa tersebut. Dari hasil pengecekan di lokasi, tidak ada korban jiwa karena bus dalam keadaan kosong tanpa penumpang.
“Asal api dari mesin belakang, tidak lama kemudian berhasil dipadamkan dengan bantuan warga. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materi,” ujar Devy saat dikonfirmasi terpisah.
Saat ini kondisi di Jalan Arowana telah kembali kondusif dan arus lalu lintas berjalan normal. Polisi juga memastikan tidak ada laporan resmi terkait insiden tersebut.
“Untuk kejadian itu tidak ada pelaporan di Polsek Kaliwates, sehingga kami hanya melakukan pendataan dan pengumpulan informasi di lokasi kejadian,” pungkasnya.
Editor : Abdul Aziz Qomar