KLIKJATIM.Com | Depok – PT PLN (Persero) menambah infrastruktur pengisian kendaraan listrik dengan meresmikan SPKLU Signature Andara di kawasan Cinere, Depok, Selasa (8/9/2026). Fasilitas tersebut menjadi SPKLU ke-5.081 yang dioperasikan PLN di Indonesia.
SPKLU Signature Andara juga menjadi fasilitas SPKLU Signature keempat yang dikembangkan PLN. Kehadirannya menawarkan layanan pengisian daya dengan konsep yang lebih lengkap dibandingkan SPKLU reguler.
Wakil Direktur Utama PLN Yusuf Didi Setiarto mengatakan penambahan fasilitas tersebut merupakan bagian dari upaya PLN mengikuti pertumbuhan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia.
“Ini bukan sekadar peresmian. Pesan yang ingin kami sampaikan adalah PLN siap mendukung pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik. Kami terus memperkuat infrastruktur dan layanan agar masyarakat semakin nyaman menggunakan kendaraan listrik,” ujar Didi.
Menurutnya, pengembangan ekosistem kendaraan listrik membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. PLN pun membuka peluang kolaborasi dengan mitra untuk memperluas jaringan infrastruktur sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada pengguna.
“Pengembangan ekosistem kendaraan listrik tidak bisa dilakukan PLN sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menghadirkan infrastruktur dan layanan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” katanya.
SPKLU Signature Andara dibangun di atas lahan seluas 1.100 meter persegi. Fasilitas ini memiliki enam mesin Ultra Fast Charging dengan total 12 nozzle berkapasitas 120 kilowatt (kW).
Tidak hanya menyediakan fasilitas pengisian daya, lokasi tersebut juga dilengkapi charging assistant, Wi-Fi gratis, premium lounge, CCTV, penanda area parkir, serta fasilitas pengisian angin.
Dalam pengoperasiannya, PLN menggandeng PT Niscala Energi Indonesia sebagai mitra operator layanan SPKLU.
Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN Nurlely Aman mengatakan konsep SPKLU Signature tidak hanya menitikberatkan pada kecepatan pengisian daya, tetapi juga kenyamanan pengguna selama berada di lokasi.
“Pembangunan SPKLU tidak hanya berorientasi pada penyediaan infrastruktur pengisian daya, tetapi juga bagaimana menghadirkan kenyamanan dan pengalaman yang baik bagi pengguna kendaraan listrik,” ujarnya.
Bagi pengguna kendaraan listrik, keberadaan fasilitas pendukung menjadi salah satu pertimbangan saat memilih lokasi pengisian daya.
Hari, pengguna kendaraan listrik asal Bogor, mengapresiasi fasilitas yang tersedia di SPKLU Signature Andara. Ia berharap fasilitas pendukung, khususnya toilet, juga tersedia secara memadai di lokasi SPKLU lainnya.
“Harapannya setiap SPKLU seperti SPKLU Signature Andara ini memiliki fasilitas yang lengkap, khususnya toilet, karena fasilitas ini sangat penting bagi saya,” kata Hari.
Ia juga menilai layanan Ultra Fast Charging memberikan keuntungan dari sisi efisiensi waktu. Menurutnya, pengisian daya dari kondisi baterai 40 persen hingga 100 persen dapat dilakukan sekitar 20 menit.
“Kalau menggunakan Ultra Fast Charging lebih diuntungkan karena lebih hemat waktu. Nozzle-nya juga lebih modern,” imbuhnya.
Pengguna lainnya, Suratno, menilai kondisi SPKLU Signature Andara cukup nyaman. Selain fasilitas yang bersih, ia menyebut antrean pengisian daya relatif tidak banyak sehingga waktu tunggu menjadi lebih singkat.
“Di sini bersih dan nyaman untuk digunakan. Antreannya juga tidak begitu banyak, jadi proses pengisian daya bisa lebih cepat,” ujarnya.
Dengan tambahan SPKLU Signature Andara, PLN kini mengoperasikan 5.081 mesin SPKLU yang tersebar di 3.180 lokasi di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, empat di antaranya merupakan SPKLU Signature.
PLN menyatakan perluasan jaringan tersebut akan terus dilakukan seiring meningkatnya kebutuhan pengguna kendaraan listrik. Pengembangan tidak hanya diarahkan pada penambahan jumlah titik pengisian, tetapi juga peningkatan kualitas dan kenyamanan layanan.
Editor : Abdul Aziz Qomar