KLIKJATIM.Com | Malang - Seorang mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (UB) berinisial RR (19) mengalami luka berat setelah terjatuh dari lantai enam Gedung Fakultas Bio Industri Pertanian dan Kehutanan UB, Kota Malang, Kamis (11/9) pagi.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.50 WIB. Korban yang merupakan mahasiswa semester tiga angkatan 2025 kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit dr Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang untuk mendapatkan penanganan medis.
Ketua Unit Layanan Terpadu Kekerasan Seksual dan Perundungan (ULTKSP) Fakultas Bio-Industri Pertanian dan Kehutanan UB Dwi Retnoningsih membenarkan peristiwa tersebut.
"Benar, anak FK angkatan 2025 lompat melalui jendela," ujar Dwi saat dikonfirmasi.
Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) yang diperiksa kepolisian, korban terlihat memasuki gedung Fakultas Pertanian sekitar pukul 08.26 WIB. Korban kemudian menuju lantai enam dan bergerak ke arah jendela.
Seorang staf Fakultas Pertanian berinisial DST (48) yang berada di lantai satu mendengar suara benturan keras dari arah luar gedung.
Polsek Lowokwaru bersama Tim Inafis Polresta Malang Kota yang tiba di lokasi kejadian langsung mensterilkan tempat kejadian perkara (TKP). Petugas memasang garis polisi di area parkiran lantai dasar serta pada bagian jendela lantai 6 yang menjadi titik awal korban melompat.
Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Lukman Sobikhin menegaskan bahwa Satreskrim Polresta Malang Kota saat ini masih berfokus melakukan penyelidikan mendalam untuk menguak motif di balik tindakan nekat korban. Namun, proses pemeriksaan terhambat karena kondisi kesehatan korban yang masih kritis di ruang ICU.
"Untuk motif masih kita dalami. Karena kondisinya, korban masih belum dapat dimintai keterangan," tegas Ipda Lukman Sobikhin.
Hingga saat ini, area parkiran di dasar gedung Fakultas Pertanian UB masih dijaga ketat oleh petugas keamanan kampus. Pihak kepolisian terus mengumpulkan fakta di lapangan melalui olah TKP, analisis rekaman CCTV, serta pemeriksaan saksi-saksi guna mengungkap secara utuh kronologi insiden kelabu tersebut.
DISCLAIMER : Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit, pikiran untuk menyakiti diri sendiri, atau memiliki kecenderungan bunuh diri, harap segera mencari bantuan profesional seperti psikolog, psikiater, atau lembaga kesehatan mental
Editor : Ratno