klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Antre SPKLU Tak Lagi Bikin Khawatir, PLN Mobile Kini Punya Fitur AntreEV

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy
Ilustrasi kendaraan listrik saat melakukan pengisian daya di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Kantor PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Grobogan, Jawa Tengah. (Dok)
Ilustrasi kendaraan listrik saat melakukan pengisian daya di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Kantor PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Grobogan, Jawa Tengah. (Dok)

KLIKJATIM.Com | Jakarta – Pengguna kendaraan listrik kini bisa mengecek kondisi antrean Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sebelum datang ke lokasi. PT PLN (Persero) menghadirkan fitur AntreEV melalui aplikasi PLN Mobile untuk memberikan kepastian waktu pengisian daya sekaligus membuat penggunaan SPKLU lebih tertib.

Fitur tersebut memungkinkan pengguna mengetahui kondisi antrean SPKLU yang akan dituju. Setelah tiba di lokasi, pengguna dapat mengambil nomor antrean melalui sistem dan memantau posisi antrean serta perkiraan waktu tunggu langsung dari aplikasi.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, mengatakan kehadiran AntreEV merupakan bagian dari pengembangan layanan digital PLN yang mengikuti pertumbuhan pengguna kendaraan listrik di Indonesia.

“Seiring bertambahnya pengguna kendaraan listrik, kebutuhan terhadap layanan SPKLU yang mudah dan praktis juga semakin besar. Karena itu, PLN tidak hanya menambah infrastruktur, tetapi juga menghadirkan layanan digital yang membantu pelanggan mendapatkan kepastian saat akan mengisi daya,” ujar Gregorius.

Cara Menggunakan Fitur AntreEV

Untuk menggunakan fitur tersebut, pengguna dapat membuka aplikasi PLN Mobile kemudian memilih menu Electric Vehicle.

Selanjutnya, pengguna dapat mencari SPKLU yang tersedia dan melihat kondisi antreannya. Setelah memilih lokasi yang dituju, pengguna datang ke SPKLU dan melakukan pemindaian QR Code yang terdapat pada mesin pengisian daya.

Nomor antrean kemudian dapat dilihat melalui fitur AntreEV. Pengguna juga dapat memantau posisi antrean serta estimasi waktu tunggu melalui aplikasi.

Ketika tiba giliran, PLN Mobile akan mengirimkan notifikasi kepada pengguna. Konfirmasi harus dilakukan maksimal dalam waktu dua menit. Jika tidak dikonfirmasi dalam batas waktu tersebut, antrean akan dibatalkan.

Setelah melakukan konfirmasi, pengguna dapat mulai melakukan pengisian daya kendaraan listrik.

PLN mengimbau pengguna segera memindahkan kendaraan setelah proses pengisian selesai agar area SPKLU dapat digunakan oleh pengguna berikutnya.

Dorong Ketertiban di SPKLU

Selain memberikan kemudahan secara digital, PLN mengajak pengguna kendaraan listrik ikut menjaga ketertiban saat menggunakan fasilitas SPKLU.

Pengguna diharapkan mengikuti antrean sesuai urutan dalam sistem, memarkir kendaraan pada area yang telah disediakan, menggunakan fasilitas secara bijak, dan tidak membiarkan kendaraan tetap berada di area pengisian setelah baterai terisi.

“Kami mengajak seluruh pengguna untuk bersama-sama menjaga ketertiban di SPKLU. Dengan begitu, fasilitas yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal dan setiap pengguna bisa mendapatkan pengalaman pengisian daya yang nyaman,” kata Gregorius.

Melalui fitur AntreEV, PLN berharap proses pengisian daya kendaraan listrik menjadi lebih terencana. Pengguna tidak perlu datang dan menunggu tanpa mengetahui kondisi antrean, karena informasi mengenai ketersediaan dan antrean dapat dipantau melalui PLN Mobile.

Editor :