klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Wujud Solidaritas Gempa NTT, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan 65,7 Ton Logistik dan Sapa Warga Manggarai

avatar Much Taufiqurachman Wahyudi
  • URL berhasil dicopy
Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyerahkan bantuan logistik dan medis senilai Rp3 miliar untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyerahkan bantuan logistik dan medis senilai Rp3 miliar untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur.

KLIKJATIM.Com | Manggarai – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turun langsung ke wilayah terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (23/8). Dalam kunjungan kemanusiaan tersebut, Pemprov Jawa Timur menyalurkan bantuan logistik senilai Rp3 miliar bersama dukungan Corporate Social Responsibility (CSR), sekaligus menerjunkan tim medis dan penanganan trauma bagi warga.

Bantuan diserahkan secara bertahap di dua lokasi, yakni SD Inpres Robo, Desa Ranaka, Kecamatan Wae Ri'i, Kabupaten Manggarai, serta Posko Rumah Jabatan Sekretaris Daerah di Manggarai Timur. Total bantuan logistik mencapai 65,7 ton yang mencakup beras, makanan siap saji, obat-obatan, perlengkapan bayi dan balita, kebutuhan perempuan, tenda, terpal, hingga kompor.

Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa bantuan logistik yang dibawa telah disesuaikan dengan kebutuhan mendesak warga di lapangan, termasuk masukan dari para tenaga kesehatan.

“Para dokter menulis kebutuhan obat-obatan di sini. Kalau tidak salah ada 14 jenis dan kami juga membawa hari ini. Di samping itu, dari total 12 ton beras yang kami bawa, sebanyak 5 ton langsung kami alokasikan untuk warga Desa Ranaka agar pembagian logistik bisa lebih merata,” ujar Khofifah saat meninjau lokasi pengungsian di Desa Ranaka.

Selain dukungan materiil, Pemprov Jatim juga memperkuat layanan kesehatan dan psikis warga. Sebanyak 17 dokter spesialis dan perawat dari RSUD Dr. Soetomo Surabaya telah dikirim ke RSUD Ruteng untuk menangani korban gempa, termasuk tindakan operasi patah tulang. Pemprov Jatim turut menerjunkan tim Layanan Dukungan Psikososial (LDP) untuk mendampingi trauma healing anak-anak.

Di hadapan para siswa dan pengungsi, Khofifah menekankan pentingnya merawat rasa persaudaraan dan gotong royong antarwilayah di Indonesia dalam menghadapi ujian bencana.

“Kita semua bersaudara. Masing-masing daerah saling bersapa, bergotong royong, dan meringankan beban. Itu menjadi bagian yang harus terus kita lakukan sebagai sebuah bangsa. Semoga pemulihan berjalan baik dan anak-anak bisa segera kembali bersekolah,” tegasnya.

Dukungan tersebut disambut hangat oleh pemerintah daerah setempat. Wakil Bupati Manggarai, Fabianus Abu, menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian masyarakat Jawa Timur, khususnya bantuan penanganan medis darurat di RSUD Ruteng.

“Beberapa hari yang lalu para dokter dan paramedis dari Surabaya sudah masuk di RSUD Ruteng, termasuk dokter spesialis operasi tulang. Kami atas nama masyarakat Kabupaten Manggarai mengucapkan terima kasih atas bantuan yang sangat berarti ini,” tutur Fabianus.

Apresiasi senada disampaikan Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas. Ia mengungkapkan bahwa dampak gempa di wilayahnya sangat masif, merusak 19.515 infrastruktur, terdampak pada 85.461 jiwa, serta mengakibatkan 34 korban jiwa dan 239 luka berat.

“Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama dalam memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana. Terima kasih kepada Ibu Gubernur dan seluruh masyarakat Jawa Timur yang telah hadir meringankan beban warga kami,” pungkas Agas.

Editor :