KLIKJATIM.Com | Manggarai – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengajak anak-anak terdampak bencana gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk bangkit, berani bermimpi, dan menatap masa depan. Khofifah menekankan bahwa pemulihan pascabencana tidak cukup sebatas pemenuhan bantuan logistik, melainkan harus diimbangi dengan pendampingan psikososial secara berkelanjutan.
Hal tersebut ditegaskan Khofifah saat menyerahkan bantuan kemanusiaan Pemprov Jatim beserta dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) di SD Inpres Robo, Desa Ranaka, Kecamatan Wae Ri'i, Kabupaten Manggarai, Minggu (23/8/2026).
Di hadapan anak-anak pengungsi, Khofifah mencairkan suasana dengan mengajak berbincang interaktif mengenai cita-cita serta bernyanyi lagu kebangsaan bersama.
"Bahagia kita mendengar semangat mereka. Sekolahnya nanti kalau sudah aman dan sudah bisa digunakan, kita kembali sekolah. Anak-anakku, kalian tidak sendiri. Kita semua bersaudara. Tetap semangat, sehat, dan kuat untuk menghadapi ujian ini," tutur Khofifah.
Sebagai bentuk kepedulian nyata, Pemprov Jatim menerjunkan tim Layanan Dukungan Psikososial (LDP) yang terdiri dari personel terlatih guna mendampingi kelompok rentan di lokasi pengungsian.
"Kami mengirim tim LDP, layanan dukungan psikososial. Tim LDP ini ada 4 orang yang sudah 3 hari di sini. Jadi ini tim trauma healing. Yang bisa kita lakukan adalah memberikan penguatan kepada anak-anak, bapak-ibu, dan lansia. Mereka membutuhkan waktu untuk mendapatkan pendampingan, konseling, dan trauma healing," papar Khofifah.
Ia menggarisbawahi bahwa pemulihan trauma psikologis tidak dapat diselesaikan secara instan melalui satu kali kegiatan, melainkan membutuhkan proses pendampingan yang intensif.
"Jadi prosesnya tidak cukup hanya sekali. Penguatan, konseling, dan trauma healing ini membutuhkan waktu. Karena itu, pendampingan harus terus dilakukan agar anak-anak, bapak-ibu, dan lansia bisa kembali kuat setelah menghadapi bencana," tambahnya.
Melalui sinergi antara bantuan fisik, layanan kesehatan, dan penguatan mental, Khofifah berharap anak-anak terdampak gempa di Flores dapat segera pulih dari rasa takut, menemukan kembali keceriaan, serta kembali menata masa depan di bangku sekolah.
Editor : Fatih