KLIKJATIM.Com | Gresik – Kebakaran melanda kawasan permukiman di belakang Pasar Sembayat, Jalan Manunggal 2 No. 03, RT 011/RW 003, Desa Sembayat, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Kamis (23/7/2026). Sedikitnya lima bangunan terdampak, terdiri atas tiga rumah tinggal, satu toko, dan satu musala.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Gresik, Suyono, mengatakan laporan kebakaran diterima melalui Command Center Gresik AKAS 112 pada pukul 16.22 WIB. Satu menit kemudian, petugas dari Pos Kota langsung diberangkatkan menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 17.05 WIB.
"Petugas segera melakukan pemadaman dan pembasahan untuk mencegah api meluas. Proses penanganan juga mendapat bantuan dari Pos Damkar Dukun, Damkar JIIPE, serta petugas PLN yang melakukan pengamanan jaringan listrik," ujar Suyono.
Berdasarkan informasi sementara dari warga, api diduga pertama kali muncul dari rumah milik Sarwo Edi sekitar pukul 15.30 WIB. Tiupan angin yang cukup kencang membuat kobaran api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya, termasuk toko dan Musala Darul Ichsan.
Sebelum petugas tiba, warga berupaya memadamkan api secara swadaya menggunakan air tambak yang diangkut dengan ember secara estafet. Namun, upaya tersebut tidak mampu mengendalikan kobaran api yang terus membesar.
Setelah menerima laporan, tim pemadam langsung melakukan pemetaan lokasi (size-up), kemudian memusatkan upaya pemadaman hingga api berhasil dikendalikan. Kondisi dinyatakan kondusif sekitar pukul 20.39 WIB, dilanjutkan dengan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran kembali. Seluruh rangkaian penanganan selesai pada pukul 21.25 WIB.
Lima bangunan yang terdampak masing-masing merupakan rumah milik Sarwo Edi, Chusni, dan Chasnia, toko milik Balak Suhali/Cholidah, serta Musala Darul Ichsan.
Dalam peristiwa tersebut, dua warga dilaporkan mengalami pingsan. Sementara nilai kerugian material masih dalam pendataan dan penyelidikan pihak berwenang.
Suyono menambahkan, penyebab pasti kebakaran hingga kini masih diselidiki oleh pihak kepolisian.
Untuk menangani kejadian ini, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Gresik mengerahkan tiga unit armada dari Pos Kota dan Pos Dukun. Proses pemadaman juga diperkuat satu unit mobil Damkar JIIPE serta tujuh suplai air bersih dari pihak luar.
Hingga 23 Juli 2026, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Gresik mencatat telah menangani 44 kasus kebakaran dan 86 operasi penyelamatan (rescue) selama bulan Juli.
Editor : Abdul Aziz Qomar