klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Ribuan Pencari Kerja Serbu Job Fair Gresik 2026 di Icon Mall, Antrean Mengular Sejak Pagi

avatar Much Taufiqurachman Wahyudi
  • URL berhasil dicopy
Hari pertama pelaksanaan Job Fair Gresik Future-Ready Career Hub yang digelar Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Gresik di Icon Mall langsung dibanjiri ribuan pencari kerja.
Hari pertama pelaksanaan Job Fair Gresik Future-Ready Career Hub yang digelar Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Gresik di Icon Mall langsung dibanjiri ribuan pencari kerja.

KLIKJATIM.Com | Gresik – Ribuan pencari kerja memadati area Icon Mall Gresik sejak pagi hari untuk menghadiri hari pertama pelaksanaan Job Fair Gresik Future-Ready Career Hub, Kamis (16/7/2026). Antrean panjang bahkan sudah mengular di depan pintu masuk sebelum pusat perbelanjaan tersebut resmi dibuka oleh pihak mal.

Bursa kerja yang diinisiasi oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Gresik ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari hingga Jumat (17/7/2026).

Pada gelaran tahun ini, Disnaker sukses menggaet 36 perusahaan multisektor yang membuka total lebih dari 2.000 lowongan pekerjaan. Untuk mengoptimalkan peluang, setiap pelamar diberikan kesempatan untuk membidik maksimal tiga posisi yang sesuai dengan minat dan kualifikasi mereka.

Agenda tahunan ini dibuka secara simbolis oleh Kepala Disnaker Kabupaten Gresik, Zainul Arifin. Sebagai rangkaian acara, pada hari kedua pelaksanaan, Jumat (17/7/2026), panitia bakal menghadirkan tokoh nasional Dahlan Iskan dalam sesi talkshow interaktif bertajuk "Link and Match Pendidikan dengan Dunia Industri."

Kepala Disnaker Gresik, Zainul Arifin, menegaskan bahwa Job Fair 2026 ini dirancang khusus untuk memacu angka penyerapan tenaga kerja lokal. Fokus utamanya adalah memfasilitasi lulusan baru tingkat SMA dan SMK di Gresik yang grafiknya terus meningkat saban tahun.

"Kegiatan ini menjadi wadah bagi para pencari kerja untuk bertemu langsung dengan puluhan perusahaan dari berbagai sektor industri yang membuka kesempatan kerja," terang Zainul saat memberikan sambutan.

Langkah ini dirasa sangat efektif. Para pencari kerja mengaku sangat terbantu dengan konsep integrasi puluhan perusahaan di dalam satu lokasi tertutup yang nyaman.

Kukuh Agus (30), salah seorang pencari kerja asal Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas, menuturkan pengalamannya yang baru pertama kali mengikuti bursa kerja daerah ini setelah terkena dampak pemutusan hubungan kerja (PHK) di tempat kerja sebelumnya.

"Bagus sekali karena banyak lowongan yang terbuka, terutama untuk lulusan baru. Jadi sangat membantu pencari kerja bertemu langsung dengan perusahaan," ungkap Kukuh. Ia menambahkan telah memanfaatkan kuota maksimal dengan melamar di tiga korporasi, termasuk membidik salah satu perusahaan produksi garam di wilayah Kebomas karena alasan kedekatan dengan domisilinya.

Apresiasi serupa datang dari Fitri Nurwahdaniyah (28), warga Kelurahan Lumpur, Kecamatan Gresik. Datang bersama adiknya yang merupakan alumnus Universitas Gresik, Fitri menilai ajang ini memotong jalur birokrasi pelamaran kerja yang biasanya melelahkan. Ia diketahui memasukkan berkas lamaran ke sejumlah perusahaan besar, di antaranya PT Hailinh dan PT Xinyi.

"Menurut saya ini sangat positif. Dalam satu tempat kami bisa melihat banyak lowongan tanpa harus keliling ke masing-masing perusahaan. Kalau bisa, kegiatan seperti ini diadakan setiap tahun karena sangat memudahkan pencari kerja, sekaligus bisa konsultasi mengenai posisi yang cocok," kata Fitri.

Editor :