klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Tak Hanya Siap Kerja, Lulusan SMK TSM Honda Sukses Bangun Bengkel Mandiri

avatar Much Taufiqurachman Wahyudi
  • URL berhasil dicopy
Dua alumni SMK TSM Honda asal Bojonegoro, Rudi Setiawan (SMKN 1 Baureno) dan M. Abdul Latif (SMK Taruna Balen).
Dua alumni SMK TSM Honda asal Bojonegoro, Rudi Setiawan (SMKN 1 Baureno) dan M. Abdul Latif (SMK Taruna Balen).

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Teknik Sepeda Motor (TSM) Honda terbukti tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja di jaringan AHASS maupun industri otomotif skala besar.

Berbekal kompetensi mutakhir selama bangku sekolah, para alumni kini sukses melebarkan sayap menjadi pelaku usaha mandiri (wirausaha) yang mampu membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat sekitar.

Keberhasilan ini salah satunya dibuktikan oleh Rudi Setiawan, alumni SMKN 1 Baureno Bojonegoro, dan M. Abdul Latif, alumni SMK Taruna Balen Bojonegoro. Dua pemuda asal Bojonegoro lulusan SMK TSM Honda binaan PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) ini sukses merintis dan mengembangkan usaha bengkel motor secara mandiri di daerahnya masing-masing.

Lompatan bisnis yang mereka capai tidak lepas dari peran Astra Honda Youthpreneurship Program (AHYPP), sebuah program inkubasi dari Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM). Melalui program ini, para alumni mendapatkan pendampingan komprehensif mulai dari manajemen bengkel, pelayanan pelanggan, tata kelola keuangan, strategi pemasaran digital, hingga pemantapan model bisnis agar usaha mereka dapat berkembang secara berkelanjutan.

Technical Service Division Head MPM Honda Jatim, M. Bondan Priyoadi, menegaskan bahwa pencapaian para alumni merupakan bukti konkret keberhasilan visi pendidikan vokasi yang link and match dengan dunia usaha.

"Program TSM Honda dirancang untuk membekali siswa agar kompeten dan mandiri. Lewat pembinaan lanjutan AHYPP, mereka diarahkan menjadi wirausaha. Inilah wujud nyata komitmen MPM Honda Jatim dalam semangat Sinergi Bagi Negeri, mencetak lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan," jelas Bondan dalam keterangan resminya, Jumat (17/7/2026).

Rudi Setiawan, yang kini telah resmi berstatus sebagai pemilik bengkel, mengakui transfer ilmu dan disiplin ketat selama di TSM Honda menjadi fondasi utama mental bisnisnya.

"Di TSM Honda, kami dibiasakan dengan budaya kerja industri dan kedisiplinan. Bekal itu sangat krusial saat awal memulai usaha bengkel sendiri. Ditambah lagi pendampingan dari AHYPP yang membuat pengelolaan bengkel saya jauh lebih profesional, baik dari sisi pelayanan maupun manajerial bisnis," kata Rudi.

Program AHYPP sendiri menjadi instrumen taktis dari Yayasan AHM untuk mendongkrak daya saing wirausaha muda dari lulusan vokasi agar mampu memberikan dampak multiplikasi ekonomi di daerah.

Hingga saat ini, tercatat sudah ada enam alumni SMK binaan MPM Honda Jatim di wilayah Jawa Timur yang masuk dalam ekosistem pembinaan AHYPP.

Usaha bengkel mandiri yang dikelola para UMKM muda tersebut tersebar di berbagai daerah, antara lain Bintang Motor (Ponorogo), Kulon Omah Garage (Malang), Candra Jaya (Pasuruan), Restu Motor (Malang), serta AD Bengkel Motor dan Reyhan Jaya Motor yang berbasis di Bojonegoro.

"Kami berharap rekam jejak sukses para alumni ini menjadi pemantik inspirasi bagi siswa SMK binaan Honda lainnya. Peluang pasca-lulus sangat terbuka lebar. Semangat Sinergi Bagi Negeri akan terus kami gulirkan melalui penguatan pendidikan vokasi yang berdampak nyata," pungkas Bondan.

Editor :