klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Dua Kebakaran Terjadi Dini Hari di Gresik, Lapak Nasi Goreng dan Rumah Warga Hangus, Tak Ada Korban Jiwa

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy
Petugas Damkar Gresik menyemprotkan air untuk memadamkan api. (Dok/Damkar Gresik).
Petugas Damkar Gresik menyemprotkan air untuk memadamkan api. (Dok/Damkar Gresik).

KLIKJATIM.Com | Gresik – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik menangani dua peristiwa kebakaran yang terjadi dalam rentang waktu kurang dari tiga jam pada Kamis (16/7/2026) dini hari. Insiden tersebut meliputi kebakaran lapak nasi goreng di Kecamatan Gresik dan rumah warga di Kecamatan Bungah. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kedua kejadian tersebut.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Gresik, Suyono, mengatakan seluruh laporan langsung ditindaklanjuti oleh petugas sehingga api dapat segera dikendalikan dan tidak meluas.

Kebakaran pertama terjadi di sebuah lapak nasi goreng di Jalan Proklamasi, Kelurahan Tlogopatut, Kecamatan Gresik. Laporan diterima petugas pada pukul 01.34 WIB, kemudian dua menit berselang personel Pos Kota diberangkatkan ke lokasi dan tiba pukul 01.40 WIB.

"Petugas segera melakukan pemadaman setelah tiba di lokasi. Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik. Setelah api berhasil dipadamkan, personel memastikan lokasi dalam kondisi aman sebelum kembali ke pos," ujar Suyono.

Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Sukron yang melintas bersama rekannya menggunakan sepeda motor. Melihat kobaran api di lapak yang berada di tepi Jalan Proklamasi, ia segera melaporkannya ke Pos Damkar Kota Gresik.

Damkar mengerahkan satu unit mobil pemadam semprot Hino Karba besar P08 dan satu unit mobil water supply S05. Petugas juga berkoordinasi dengan PLN untuk penanganan di lokasi. Hingga proses pemadaman selesai pukul 02.28 WIB, tidak ditemukan korban jiwa maupun luka-luka. Sementara pemilik lapak belum diketahui karena tidak berada di lokasi saat kejadian.

Beberapa jam kemudian, kebakaran kembali terjadi di sebuah rumah milik Iis di Desa Kemangi RT 005/RW 003, Kecamatan Bungah.

Laporan diterima pada pukul 04.06 WIB. Personel Pos Dukun langsung bergerak dua menit kemudian dan tiba di lokasi pukul 04.27 WIB.

Menurut Suyono, kebakaran bermula saat pemilik rumah hendak menuju kamar mandi dan melihat kobaran api cukup besar di bagian dapur. Karena khawatir api semakin membesar, pemilik rumah segera menghubungi call center Damkar.

"Setelah menerima laporan, personel langsung melakukan pemadaman dan pembasahan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa. Kondisi lokasi dipastikan aman sebelum petugas kembali ke pos," katanya.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta.

Suyono mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang dipicu instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha.

"Berdasarkan data kami, hingga 16 Juli 2026 sudah terjadi 28 kasus kebakaran dan 55 kejadian penyelamatan (rescue) di Kabupaten Gresik. Kami mengingatkan masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik dan segera melapor apabila melihat potensi maupun kejadian kebakaran sehingga penanganan bisa dilakukan secepat mungkin," pungkasnya.

Editor :