klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Diduga Melaju Kencang, Dua Pria Asal Nganjuk Tewas di Waduk Kalimati Sidoarjo

avatar Satria Nugraha
  • URL berhasil dicopy
Kantor SAR Surabaya dengan tim rescue berhasil mengevakuasi korban dalam keadaan tak bernyawa di Waduk Kalimati, Tarik, Sidoarjo
Kantor SAR Surabaya dengan tim rescue berhasil mengevakuasi korban dalam keadaan tak bernyawa di Waduk Kalimati, Tarik, Sidoarjo

KLIKJATIM.Com | Sidoarjo - Kecelakaan tragis terjadi di kawasan Waduk Kalimati, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo, Minggu (21/6/2026) malam. Dua pria asal Kabupaten Nganjuk dilaporkan tercebur ke dalam waduk bersama sepeda motor yang mereka kendarai setelah diduga kehilangan kendali saat melintas di lokasi.

Korban diketahui bernama Brian Yoga A (31), warga Kecamatan Loceret, dan Matori (38), warga Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk. Keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan hingga Senin (22/6/2026) dini hari.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula saat kedua korban berboncengan menggunakan sepeda motor dan melintas di sekitar Waduk Kalimati. Saat itu, kendaraan diduga melaju dengan kecepatan cukup tinggi.

Setibanya di lokasi kejadian, pengendara diduga tidak mampu mengendalikan laju kendaraan hingga menabrak pembatas waduk. Benturan tersebut membuat sepeda motor bersama kedua korban terjatuh dan tercebur ke dalam perairan waduk.

Warga yang mengetahui kejadian itu segera melaporkannya kepada petugas. Kantor SAR Surabaya kemudian mengerahkan tim rescue untuk melakukan pencarian bersama unsur SAR gabungan lainnya.

Dalam proses pencarian, tim lebih dahulu menemukan dan mengangkat sepeda motor korban dari dasar waduk. Selanjutnya, pencarian terhadap korban dilakukan dengan menyisir area perairan menggunakan metode rantai manusia.

Kepala Kantor SAR Surabaya sekaligus SAR Mission Coordinator, Nanang Sigit, mengatakan korban pertama ditemukan sekitar pukul 04.01 WIB dan korban kedua ditemukan sembilan menit kemudian.

“Setelah kedua korban ditemukan, operasi SAR dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” ujarnya.

Seluruh korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Anwar Medika, Balongbendo, untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada keluarga.

Selain dugaan faktor kecepatan, kedua korban juga disebut-sebut berada di bawah pengaruh minuman keras saat kecelakaan terjadi. Namun hingga kini, penyebab pasti insiden tersebut masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Editor :