KLIKJATIM.Com | Gresik - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung melakukan kunjungan kerja ke fasilitas Xinyi Solar di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik JIIPE, Kamis (16/4). Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung perkembangan investasi serta kesiapan industri pendukung energi terbarukan di Indonesia.
Dalam kunjungan tersebut, Wamen ESDM didampingi oleh Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi Eniya Listiyani Dewi, Administrator KEK Gresik Ibnu Sina, Direktur Operasi PT BKMS Naresh, serta sejumlah pejabat di lingkungan Kementerian ESDM.
Rombongan meninjau pabrik penanaman modal asing (PMA) asal Tiongkok tersebut yang beroperasi di kawasan Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE). Dalam peninjauan, Wamen ESDM melihat langsung proses produksi serta fasilitas pendukung yang dimiliki oleh Xinyi Solar Indonesia.
Kunjungan tersebut juga diisi dengan pertemuan bersama jajaran manajemen Xinyi Glass yang menaungi Xinyi Solar. Pihak Xinyi Glass yang hadir antara lain Cheng Gang selaku General Manager Investment Development Xinyi, Cheng Haijun selaku Kepala Kawasan Xinyi Glass Indonesia, serta sejumlah pejabat manajemen lainnya.
Dalam pertemuan tersebut dibahas sejumlah isu strategis, terutama terkait rencana investasi Xinyi Group di Indonesia. Salah satu fokus utama adalah kebutuhan pasokan energi yang andal dan berkelanjutan guna mendukung operasional dan ekspansi investasi perusahaan tersebut.
Pembahasan juga mencakup potensi produk Xinyi Solar Indonesia, khususnya kaca untuk panel surya, yang dinilai dapat berkontribusi dalam mendukung program pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt (GW) di Indonesia.
Dalam kesempatan itu, pihak Xinyi Solar menyampaikan komitmennya untuk meningkatkan nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) pada produk yang dihasilkan. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat industri dalam negeri sekaligus mendukung target pemerintah dalam mempercepat transisi energi bersih.
Kementerian ESDM menyambut positif rencana tersebut dan menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan investor dalam mendorong ekosistem energi terbarukan yang berdaya saing di tingkat global.
Editor : Wahyudi