klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Gempa M 7,7 Guncang Sulut, BMKG Catat Tsunami di Talaud, Sitaro, dan Halmahera Barat

avatar Hirna Ramadhanianto
  • URL berhasil dicopy

KLIKJATIM.Com | Manado - BMKG melalui Indonesia Tsunami Early Warning System (InaTEWS) mengonfirmasi tsunami telah terdeteksi di sejumlah wilayah di Sulawesi Utara dan Maluku Utara setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang perairan barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara, pada Senin (8/6/2026) pagi.

Gempa terjadi pada pukul 06.37.42 WIB dengan pusat gempa berada di laut, sekitar 244 kilometer barat laut Pulau Karatung, pada koordinat 5,79 Lintang Utara dan 125,14 Bujur Timur, dengan kedalaman 47 kilometer. BMKG menetapkan gempa tersebut berpotensi memicu tsunami.

Hasil pemantauan muka air laut menunjukkan gelombang tsunami terdeteksi di tiga lokasi. Di Loloda, Kabupaten Halmahera Barat, tsunami tercatat pada pukul 07.20 WIB dengan ketinggian 0,09 meter.

Sementara itu, di Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, gelombang tsunami teramati pada pukul 07.27 WIB dengan tinggi 0,19 meter, menjadi yang tertinggi hingga saat ini. Pada waktu yang sama, tsunami juga terdeteksi di Ulusiau, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), dengan tinggi 0,18 meter.

Titik pengamatan tsunami berada di Loloda (1,67 LU; 127,58 BT), Melonguane (3,99 LU; 126,67 BT), dan Ulusiau (2,73 LU; 125,41 BT).

Meski ketinggian gelombang yang terukur relatif kecil, BMKG masih mempertahankan peringatan dini tsunami di sejumlah wilayah. Berdasarkan hasil pemodelan, sebanyak 17 wilayah berstatus siaga dan 13 wilayah berstatus waspada, sehingga masyarakat di daerah pesisir diminta tetap mengikuti informasi resmi dan arahan dari pihak berwenang.

Editor :