klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Sepekan, Jatim Dilanda 127 Kali Gempa, Ini Kata BMKG

avatar Apriliana Devitasari
  • URL berhasil dicopy
Peta gempa yang dirilis BKMG Malang
Peta gempa yang dirilis BKMG Malang

KLIKJATIM.Com | Malang - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan aktivitas pertemuan lempeng tektonik dan keberadaan patahan lokal menjadi penyebab utama terjadinya 127 gempa bumi di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya selama periode 10 hingga 16 Juli 2026.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Malang, Ricko Kardoso, menjelaskan wilayah Jawa Timur berada pada kawasan yang dipengaruhi aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia di selatan Pulau Jawa.


"Kejadian gempa bumi di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya dipengaruhi oleh aktivitas pertemuan Lempeng Indo-Australia dan Eurasia, serta aktivitas patahan lokal yang masih aktif," kata Ricko, Minggu (19/7/2026).


Menurutnya, kondisi geologi tersebut menjadikan Jawa Timur sebagai salah satu wilayah yang memiliki aktivitas seismik cukup tinggi dibandingkan daerah lain di Indonesia.


Meski demikian, BMKG mencatat tidak ada gempa bumi yang dirasakan masyarakat selama periode pemantauan tersebut. Seluruh kejadian gempa yang terekam berada pada magnitudo kecil hingga sedang.


Ricko mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan terkait gempa bumi. Warga diminta memperoleh informasi kebencanaan hanya dari sumber resmi BMKG.


"Masyarakat perlu meningkatkan kesiapsiagaan dengan memahami langkah-langkah mitigasi bencana gempa bumi, namun tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi," ujarnya.


BMKG memastikan pemantauan aktivitas kegempaan di Jawa Timur dilakukan secara berkelanjutan untuk memberikan informasi yang cepat dan akurat kepada masyarakat.

Editor :