klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Tebu Nasional, SGN Optimistis Target Swasembada Gula Lebih Cepat Tercapai

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy
Presiden Prabowo saat memimpin panen raya tebu nasional di Malang. (Dok/SGN)
Presiden Prabowo saat memimpin panen raya tebu nasional di Malang. (Dok/SGN)

KLIKJATIM.Com | Malang – PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) menegaskan komitmennya mendukung percepatan swasembada gula konsumsi nasional dalam Panen Raya Tebu Serentak yang dipimpin Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026).

Panen raya tersebut digelar serentak di 43 titik di berbagai wilayah Indonesia dan menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah, BUMN, dan petani untuk meningkatkan produktivitas tebu sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara, Mahmudi, mengatakan berbagai kebijakan pemerintah mulai menunjukkan hasil positif terhadap peningkatan produktivitas tebu. Menurutnya, target swasembada gula konsumsi yang sebelumnya diproyeksikan tercapai pada 2028 berpeluang direalisasikan lebih cepat.

"Target swasembada gula konsumsi sebelumnya diproyeksikan tercapai pada tahun 2028. Namun, dengan dukungan pemerintah melalui berbagai program strategis, kami optimistis target tersebut dapat dipercepat. Program Bongkar Ratoon yang telah berjalan sejak 2025 dengan cakupan sekitar 200 ribu hektare mampu meningkatkan produktivitas tebu secara signifikan," ujar Mahmudi.

Ia menjelaskan, pemerintah juga memperkuat industri gula melalui pelepasan varietas unggul tebu dan penyediaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Khusus Klaster Tebu dengan bunga tetap 6 persen. Skema pembiayaan tersebut memberikan akses pinjaman hingga Rp500 juta bagi petani untuk mendukung pengembangan usaha dan peningkatan produktivitas.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan mempercepat program peremajaan tanaman tebu sebagai langkah strategis menuju swasembada gula konsumsi.

"Kita akan meremajakan semua tebu yang kita miliki. Program kita 100 ribu hektare per tahun, dan dengan demikian swasembada gula konsumsi akan dicapai dalam dua tahun," kata Presiden Prabowo.

Presiden juga menekankan pentingnya kehadiran pemerintah di tengah petani untuk menyerap aspirasi secara langsung sekaligus memastikan kebijakan yang diambil mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat sektor pertanian sebagai fondasi ketahanan pangan nasional.

Sebagai perusahaan BUMN di sektor gula, SGN menyatakan siap terus mempererat kolaborasi dengan pemerintah, petani, dan para pemangku kepentingan dalam meningkatkan produktivitas tebu, mempercepat program peremajaan tanaman, serta mewujudkan swasembada gula konsumsi demi memperkuat ketahanan pangan Indonesia.

Editor :