KLIKJATIM.Com | Jember – Deru mesin motor trail menggema dari kawasan wisata Rembangan, Kecamatan Arjasa, Jember, Jawa Timur, pada Minggu (19/7/2026) pagi. Ribuan roda motor mulai bergerak menyusuri jalanan tanah, menandai dimulainya petualangan 1.300 off-roader dalam Bhayangkara Argopuro Adventure Trail (Bharata) ke-9.
Dari titik start di kawasan Rembangan, para peserta langsung disuguhi trek menantang sepanjang kurang lebih 50 kilometer. Lintasan khas lereng Pegunungan Argopuro ini dipenuhi turunan terjal, tanjakan dengan gundukan tanah, serta medan ekstrem yang menguji adrenalin para penunggang kuda besi.
Sebelum bendera start dikibarkan, panitia telah menyediakan dua pilihan rute yang disesuaikan dengan kapasitas peserta, yakni jalur Hard untuk off-roader berpengalaman dan jalur Fun bagi para pemula.
Kepala Bagian Operasional (Kabag. Ops) Polres Jember, Kompol Istono, mengimbau agar para off-roader tetap mengutamakan aspek keselamatan dan kewaspadaan selama menaklukkan medan.
"Tantangan di sini kita ada dua pilihan, jalur Hard dan jalur Fun. Belok kiri Hard, belok kanan Fun. Kita tawarkan kepada para off-roader, terutama pemula supaya belok ke kanan. Yang Hard, petarung, belok kiri," kata Istono saat dikonfirmasi di lokasi acara.
Mantan Kapolsek Kalisat tersebut juga memberikan peringatan dengan gaya yang khas terkait karakteristik jalur Argopuro yang menuntut konsentrasi penuh.
"Hati-hati teman-teman. Ada jebakan-jebakan. Belok kiri pedas, belok kanan rasa tomat, lurus tebing. Silakan dipilih sendiri," selorohnya.
Kekayaan jalur sepanjang 50 kilometer ini berhasil menarik minat para pencinta otomotif dari berbagai wilayah. Selain perwakilan lokal Jember, para off-roader tercatat datang dari Banyuwangi, Bali, Blitar, Probolinggo, Pasuruan, hingga kawasan Tapal Kuda lainnya. Kendati kuota terdaftar saat ini mencapai 1.300 orang, panitia memprediksi angka tersebut berpotensi menembus hingga 1.700 peserta seiring berjalannya registrasi susulan di lapangan.
Kompol Istono menambahkan, agenda Bharata 9 ini diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 tahun 2026. Penunjukan Wisata Rembangan sebagai pusat kegiatan merupakan langkah strategis untuk mempromosikan aset dan ikon wisata alam andalan Kabupaten Jember.
Langkah ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah. Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Jember, Bobby Arie Sandy, menjelaskan bahwa Bharata 9 merupakan satu dari sekian banyak kalender event besar yang siap menggeliatkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Jember sepanjang Juli hingga Agustus 2026.
Setelah ajang adventure trail ini, Jember bersiap menggulirkan kick-off event internasional Jember Fashion Carnaval (JFC) pada 24–26 Juli 2026. Selanjutnya, disusul oleh agenda Jember Kota Cerutu Indonesia (JKCI) pada 31 Juli hingga 1 Agustus di Pantai Watu Ulo yang dipadukan dengan festival layang-layang, parade pegon, dan tarian kolosal.
"Kita berharap tamu JKCI ini akan mendapatkan kesan yang berbeda tentang Jember. Biasanya kalau wisata, kesan yang kita cari. Kita berharap ini ada kesan baik untuk Jember nantinya," tutur Bobby.
Memasuki bulan Agustus, kemeriahan di Jember dipastikan terus berlanjut. Agenda Jember Marching Carnaval dijadwalkan mentas pada 7–9 Agustus, diikuti rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan RI pada 16–17 Agustus yang menyuguhkan Konser Cinta NKRI secara gratis bagi masyarakat di Alun-Alun Jember.
Rangkaian pesta rakyat ini kemudian akan ditutup dengan gelaran olahraga tradisional tahunan, Tajemtra (Tanggul-Jember Tradisional) pada 29 Agustus 2026.
Editor : Fatih