KLIKJATIM.Com | Surabaya – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, memastikan kesiapan pasokan listrik menjelang Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah tetap dalam kondisi andal. Hal itu ditegaskan saat ia meninjau sistem kelistrikan di PLN Unit Pelaksana Pengatur Beban Jawa Timur, yang merupakan bagian dari PLN UIP2B Jamali (Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan stabilitas listrik di wilayah Jawa Timur tetap terjaga, terutama selama periode ibadah Ramadan hingga perayaan Idulfitri. Pemerintah Provinsi Jawa Timur ingin menjamin masyarakat dapat menjalankan aktivitas ibadah tanpa gangguan kelistrikan.
Dalam peninjauan itu, Emil mengecek kesiapan personel, infrastruktur, serta sistem penguatan yang telah disiapkan oleh PLN. Sistem pemantauan beban listrik juga dipastikan berjalan optimal guna mengantisipasi potensi gangguan teknis di lapangan, khususnya pada objek-objek vital yang kini dalam pengawasan ketat.
Emil mengapresiasi penggunaan teknologi canggih yang diterapkan PLN dalam mengatur beban listrik. Menurutnya, pengelolaan sistem kelistrikan membutuhkan presisi tinggi, terutama saat terjadi fluktuasi beban ekstrem pada momen hari raya.
“Kami melihat kesiapan PLN sangat baik, didukung teknologi pengaturan beban yang maju,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pada saat Idulfitri biasanya terjadi penurunan beban listrik hingga sekitar 30 persen yang berpotensi meningkatkan tegangan sistem. Namun dengan sistem pengendalian yang dimiliki PLN, kondisi tersebut tetap dapat dijaga stabil sehingga kenyamanan masyarakat tetap terjamin.
Sementara itu, General Manager PLN UIP2B Jamali, Munawwar Furqan, menyebut kesiapan ini merupakan hasil koordinasi intensif di seluruh lini operasional. Seluruh personel telah disiagakan untuk menjaga kontinuitas pasokan listrik selama Ramadan dan Idulfitri.
Hal senada disampaikan Manager UP2B Jawa Timur, Ahmad Murdani, yang menegaskan pihaknya terus memastikan sistem pengendalian berjalan optimal selama masa siaga.
Menurutnya, kunjungan Wakil Gubernur menjadi momentum penting untuk memastikan kesiapan teknis di ruang kendali beban. PLN berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang andal agar masyarakat dapat beribadah dengan tenang.
PLN juga telah menyiapkan berbagai strategi mitigasi risiko untuk menghadapi dinamika beban selama Ramadan dan Idulfitri. Pada bulan puasa, konsumsi listrik cenderung meningkat pada malam hari, sementara saat Idulfitri justru terjadi penurunan beban yang memerlukan pengaturan tegangan secara cermat.
Pemantauan sistem dilakukan secara real-time guna memastikan seluruh potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini.
Dengan kesiapan tersebut, PLN optimistis pasokan listrik selama Idulfitri 1447 H akan tetap aman dan terkendali. Masyarakat pun diimbau menggunakan peralatan listrik secara bijak serta turut menjaga aset kelistrikan demi kepentingan bersama.
Editor : Abdul Aziz Qomar