KLIKJATIM.Com | Gresik - Dua orang pasien dalam pengawasan (PDP) di Kabupaten Gresik telah meninggal dunia. Kabar duka ini dikonfirmasi langsung oleh Satuan Gugus Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Gresik per hari ini, Jumat (8/5/2020).
Jubir Satgas Penanganan Covid-19 yang juga Kepala Dinas Kesehatan Gresik, drg. Saifudin Ghozali mengatakan, dua PDP meninggal dari kecamatan berbeda. "Mereka dari Desa Boteng, Kecamatan Menganti dan Desa Pekelingan, Kecamatan Gresik," ujarnya dengan didampingi Kabag Humas dan Protokol Pemkab Gresik, A.M Reza Pahlevi kepada awak media.
Dijelaskan, saat ini hasil swab kedua pasien masih belum keluar dan diperkirakan keluar tiga hari lagi. Mereka meninggal saat dirawat di salah satu rumah sakit di Gresik.
"Pemakaman sudah dilakukan dengan standar Covid 19," imbuhnya.
[irp]
Pantauan klikjatim.com, PDP berjenis kelamin laki-laki asal Kelurahan Pekelingan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umun (TPU) Tlogopojok. Ia dimakamkan sekitar pukul 13.00 WIB.
"Kami bersama Muspika berkoordinasi dengan kelurahan setempat, dan semuanya (pemakaman) berjalan lancar. Tidak ada penolakan atau gangguan, dan kita pastikan semua aman bagi warga sekitar," tegas Kapolsek Kota, AKP Inggit Prasettyanto.
Dengan demikian, maka jumlah PDP yang meninggal dunia di Gresik ada 7 orang. Sedangkan PDP dirawat mencapai 161 orang.
Selain PDP meninggal, juga ada kabar bahagia dua pasien positif corona dinyatakan sembuh.
[irp]
Pasien sembuh ini berasal dari Desa Purwodadi, Sidayu dan Desa Metatu, Benjeng. Menurut Ghozali, keduanya dinyatakan sembuh setelah tiga kali hasil swabnya berturut-turut dinyatakan negatif, dan foto thoraxnya bagus.
"Seteleh swabnya negatif dan foto thoraxnya bagus kami izinkan pulang," ujarnya.
Adapun jumlah positif corona yang sembuh dari total 37 kasus, hingga saat ini sebanyak 10 orang. Sisanya 21 orang masih dirawat dan 6 orang meninggal dunia. (nul)
Editor : Abdul Aziz Qomar