klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Manfaatkan Lahan 3 Hektare, Petani Bojonegoro Sukses Kembangkan Kelengkeng Itoh dan New Kristal

avatar M Nur Afifullah
  • URL berhasil dicopy
Manfaatkan Lahan 3 Hektare, Petani Bojonegoro Sukses Kembangkan Kelengkeng Itoh dan New Kristal.
Manfaatkan Lahan 3 Hektare, Petani Bojonegoro Sukses Kembangkan Kelengkeng Itoh dan New Kristal.

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Budidaya kelengkeng semi-organik di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, kini menjadi sorotan karena potensi ekonominya yang sangat menjanjikan.

Di atas lahan seluas 3 hektare, sebanyak 600 pohon kelengkeng varietas Itoh dan New Kristal tumbuh subur dan mampu menghasilkan buah dengan kualitas premium yang diminati pasar.

Keunggulan perkebunan ini terletak pada konsep pengelolaannya yang mengedepankan prinsip "back to nature". Berbeda dengan perkebunan konvensional, perawatan tanaman di sini sangat mengandalkan penggunaan kompos alami untuk menjaga kesuburan tanah serta memperkuat struktur akar. Penggunaan pupuk kimia ditekan seminimal mungkin guna menjaga kualitas buah yang lebih sehat dan alami.

Pujianto, selaku pengelola kebun, menjelaskan bahwa budidaya ini memerlukan kesabaran ekstra karena proses pematangan buah kelengkeng membutuhkan waktu sekitar tujuh bulan. Meski panen raya hanya dilakukan setahun sekali, hasil yang didapatkan sangat sebanding dengan jerih payah perawatan panjang yang telah dilakukan.

“Untuk 64 pohon kategori besar saja, hasil panen bisa mencapai sekitar 2 ton dalam sekali panen,” ujar Pujianto saat menjelaskan potensi produktivitas kebun tersebut.

Dengan harga jual yang relatif stabil di kisaran Rp50 ribu per kilogram, unit usaha ini telah bertransformasi dari sekadar hobi pertanian menjadi ladang emas bagi petani lokal. Jika melihat populasi pohon yang mencapai 600 batang, potensi perputaran ekonomi yang dihasilkan di Desa Bandungrejo ini tergolong sangat besar.

Varietas Itoh dan New Kristal dipilih karena karakteristik daging buahnya yang tebal serta cita rasa yang manis. Keberhasilan ini diharapkan mampu menjadi pemantik inspirasi bagi para petani lain di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya untuk mulai melirik budidaya buah bernilai ekonomi tinggi dengan tetap mengedepankan sistem pertanian yang ramah lingkungan.

Editor :