KLIKJATIM.Com | Gresik - Penjaringan CPNS di Kabupaten Gresik akan ditutup pada Jumat 6 September 2024 lusa pukul 23.59 WIB, total sudah ada 9.258 pelamar yang masuk, namun belum semua mensubmit.
Kepala BKPSDM Pemkab Gresik Agung Endro Dwi Setyo Utomo menyampaikan, hingga kemarin 3 September 2024, baru ada 3.936 pelamar yang melakukan submit. Para pelamar tersebut merupakan pendaftar yang dipastikan memilih organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Gresik sebagai tujuan formasi. Sedangkan sisanya sebanyak 5.592 pelamar masih belum dipastikan mendaftarkan diri menjadi ASN Pemkab Gresik.
Dari 3.936 pelamar yang melakukan submit, BKPSDM telah melangsungkan verifikasi berkas terhadap 1.914 pelamar. Hasilnya sebanyak 580 pelamar dinyatakan tidak memenuhi kebutuhan syarat (TMS). Syarat-syarat yang tidak dipenuhi seperti ketidaksesuain jurusan maupun ketidaklengkapan berkas pendaftaran.
“Sejauh ini yang dinyatakan memenuhi syarat ada 1.334 pendaftar,” terang Agung.
Para pendaftar tersebut nantinya diperkenankan untuk mengikuti tahapan seleksi lanjutan. Sisanya terdapat 2.022 berkas pendaftaran yang masih berada pada tahapan verifikasi administrasi.
Baca juga: Tutup Latsar CPNS 2022, Gubernur Khofifah Tekankan Pentingnya Membangun Konektivitas Lintas ProfesiJelang dua hari penutupan pendaftaran CPNS, Agung menuturkan bahwa dari 575 formasi yang tersedia belum sepenuhnya terisi. Pihaknya mencatat paling tidak masih terdapat ratusan formasi yang nihil pendaftar hingga kemarin.
“Ada 100-an formasi yang masih belum ada pendaftar. Kebanyakan yang kosong ada di tingkat kecamatan,” paparnya.
Pada pendaftaran CPNS tahun ini, Pemkab Gresik membuka jabatan pada lingkup kecamatan sebanyak 170 formasi. Rinciannya, 76 Penata Kelola Pemerintahan, 56 Penata Kelola Sistem dan Teknologi Informasi, 20 Penata Layanan Kesehatan, 12 Penata Kelola Layanan Kesehatan, 4 Dokter Umum, 1 Dokter Gigi, dan 1 Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Ahli Pertama.
“Untuk pendaftaran ada penumpukan di lingkup dinas, sementara di kecamatan-kecamatan masih sepi peminat,” paparnya. Pada tingkatan kecamatan, Wringinanom menjadi kecamatan dengan jumlah formasi tertinggi sebanyak 16 formasi. Diikuti oleh Kedamean 15 formasi, Driyorejo 13 formasi, serta Kebomas dan Manyar masing-masing 11 formasi. (qom)
Editor : Abdul Aziz Qomar