KLIKJATIM.Com | Jombang - Lantai Puskesmas Mojoagung Kabupaten Jombang yang baru dibangun mengalami ambles. Hal ini diketahui pada Jumat 31 Mei 2024. Padahal, gedung Puskesmas Mojoagung tersebut baru diserahterimakan pada Januari 2024 lalu.
Dari informasi yang dihimpun, terdapat dua titik lantai ambles dalam bangunan baru milik Puskesmas Mojoagung, yakni di lorong akses dari ruang pelayanan yang mengarah ke ruang poli gigi, sepanjang 7 meter dan lebar kedalamannya 30 centimeter (CM). Sementara untuk titik kedua ada di toilet pasien khusus disabilitas dengan luas satu meter persegi.
Terkait hal tersebut, Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jombang Syaiful Anwar, meninjau lokasi untuk mengecek kondisi Puskesmas sebagai bahan tindak lanjut.
"Untuk sementara ini, dugaan awal karena pemadatan tanah yang kurang sempurna saat proses pengerjaan proyek," kata Syaiful, Jumat 31 Mei 2024.
Menurut Syaiful adanya proses pemadatan tanah yang kurang sempurna, sehingga kejadian lantai ambles ini terjadi seiring berjalannya waktu, karena mengalami penurunan settlement tanah.
Baca juga: Rumah Sakit Bhayangkara di Jombang Mulai Dibangun, November 2024 Diproyeksikan Beroperasi"Hal tersebut membuat ubinnya menggantung dan karena gantung sehingga patah di ubinnya," lanjutnya.
Pihaknya saat ini telah melakukan komunikasi kepada pihak kontraktor mengenai kejadian tersebut, guna meminta pertanggungjawabannya.
"Jadi kami sudah menghubungi pihak kontraktor untuk minta diperbaiki karena itu masih tanggung jawab kontraktor. Masih dalam massa pemeliharaan. Dalam waktu satu minggu sudah selesai," terangnya.
Meski demikian, ia mengatakan jika lantai yang amblas tidak berdampak signifikan terhadap keberlangsungan aktifitas Puskesmas Mojoagung Jombang, dan kemudian pihaknya bersama kontraktor terkait akan mengatasi hal tersebut.
"Tidak ada kerugian, tapi berdampak kepada akses manfaat karena ini tempat pelayanan," pungkasnya.
Perlu diketahui, pembangunan Puskesmas Mojoagung menelan anggaran sebesar Rp5.455.642.000 dari APBD tahun 2023, dikerjakan oleh CV Sugio Langgeng dan pengawas dari CV Syahir Consultant. (qom)
Editor : Diana