klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Dikira Meninggal Kecelakaan, Ternyata Remaja di Gresik Ini Diduga Dibunuh di Selokan

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy
Proses ekshumasi jasad DMAS untuk dilakukan autopsi (Istimewa)
Proses ekshumasi jasad DMAS untuk dilakukan autopsi (Istimewa)

KLIKJATIM.Com | Gresik - Seorang remaja di Kabupaten Gresik meninggal dunia setelah ditemukan terkapar di sebuah selokan Jalan Raya Abar-Abir, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik.

Pemuda tersebut berinisial DMAS berusia 17 tahun. Mulanya DMAS ditemukan tak berdaya dan dikira mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal, korban sempat dibawa ke RS Mabarot Bungah Gresik, lalu dirujuk ke RSUD Ibnu Sina namun nyawanya tak tertolong.

Jenazah korban kemudian dikebumikan di pemakaman umum desa setempat, pada Sabtu 23 Desember 2023 sekitar pukul 10.00 WIB.

Namun, salah seorang kerabat korban curiga dengan kematian DMAs yang tidak wajar, kemudian memutuskan melapor ke Polsek Bungah.

Dari laporan tersebut, polisi melakukan penyelidikan hingga menemukan petunjuk video dan keterangan saksi yang menunjukkan korban sebelumnya berkelahi dengan seorang pria.

Baca juga: Begini Detik – Detik Pembunuhan Pria Dengan Mulut Tertusuk Pisau di Gresik
Diketahui korban berkelahi dengan pelaku di sebuah parit atau selokan di pinggir Jalan Raya Abar-abir Bungah. Korban sempat dipukuli lalu kepalanya dicelupkan ke air selokan. Pelaku kemudian pergi meninggalkan korban yang sudah tidak berdaya.

Dari informasi yang dihimpun, polisi pun telah mengamankan seorang pria yang diduga menjadi lawan berkelahi korban.

Kapolsek Bungah AKP M Sujai membenarkan adanya laporan tersebut. Dia mengkonfirmasi peristiwa yang menimpa DMAS.

"Memang betul, pertama dikira kecelakaan tunggal, setelah dimakamkan keluarga dengar kalau korban habis berantem dan akhirnya dilaporkan ke kami," kata Sujai.

Sujai menyampaikan, setelah pihaknya melakukan penyelidikan ternyata memang benar korban DMAS sebelum meninggal duel satu lawan satu di trotoar Abar-Abir yang ada (selokan) airnya.

"Akhirnya makam korban dibongkar untuk dilakukan auotopsi," kata dia. (qom)

Editor :