KLIKJATIM.Com | Gresik — Ada yang baru dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Gresik bersama dengan Tim Anggaran Pemkab Gresik, Kamis (10/08/2023).
Dalam rapat membahas Anggaran 2023 tersebut, terlihat anggota Banggar dewan dan Tim Anggaran Pemkab hanya disuguhi jajanan di sebuah lepek (piring kecil) dan segelas air putih. Padahal biasanya jajan atau snack yang disuguhkan dikemas dalam kotak kardus, dan biasanya ada tambahan kotak nasi.
Anggota Banggar Dewan Khoirul Huda menyebut, rapat tersebut membahas penghematan anggaran sekaligus upaya mencari jalan potensi defisit anggaran APBD 2023.
Menurut Khoirul Huda mulai kemarin konsumsi rapat sudah tidak memakai snack kotak.
"Adanya snack pakai lepek di bungkus plastik hanya beberapa biji, karena harus berhemat," ujar Huda.
Baca juga: Anggaran Perbaikan Jalan di Gresik Tahun Depan Berpotensi BerkurangMemang, saat ini baik DPRD maupun Pemkab sedang mencari jalan keluar atas potensi defisit anggaran yang ini membayaangi.
Di satu sisi, Dewan meminta program kegiatan dewan tetap jalan. Sebab, semua bersentuhan langsung dengan masyarakat seperti reses, sosialisasi perdan dan yang lainya.
Ditambahkan Khoirul Huda, bahwa rapat hari ini belum ada solusi. Dijelaskan, hingga bulan Desember nanti anggaran diperkirakan defisit hingga Rp687 miliar sehingga harus dilakukan pergeseran dan perubahan anggaran.
"Seharusnya pemkab segera mengenjot kinerja OPD penghasil, itu saja solusinya," tambahnya.
Sementara Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim mengatakan, bahwa pembahasan rapat belum final.
"Masih ada lanjutnya pada hari sabtu besok, di tunggu saja," ujarnya singkat. (qom)
Editor : Abdul Aziz Qomar