KLIKJATIM.COM | TULUNGAGUNG - Turmudi, warga Kelurahan Tertek, Kabupaten Tulungagung akhirnya menyerahkan lutung betina yang dirawatnya sejak 6 tahun terakhir. Lutung yang diberi nama Beti diserahkan secara langsung oleh Turmudi kepada BKSDA, pada hari Minggu (14/05/2023) kemarin.
Turmudi secara sukarela menyerahkan Beti karena ingin melihat Lutung Betina itu kembali ke alam dan bergabung dengan habitatnya di alam liar.
Dirinya berkisah, enam tahun yang lalu, Beti ditemukan oleh anak Turmudi saat bekerja di Lampung.
Saat itu Beti ditemukan tengah berada di sisi induknya yang sudah mati, mengetahui hal ini kemudian anak Turmudi berinisiatif merawat dan mengirimnya ke Tulungagung untuk mendapatkan perawatan yang lebih baik.
"Awalnya dipelihara anak saya saat bekerja di Lampung karena kurang perhatian satwa ini dikirim ke kami dan sejak itu dipelihara dengan baik," ujarnya, Senin (15/05/2023).
Namun semakin dewasa, dirinya mulai melihat kondisi Beti yang kerap gelisah, apalagi saat birahinya muncul, oleh sebab itu dirinya ingin mengembalikan Beti ke alam liar, sehingga mendorong dirinya menyerahkan Beti ke BKSDA Kediri.
"Kasihan melihat Beti yang hidup sendiri. apalagi saat muncul birahinya, Beti kerap menunjukkan sisi emosionalnya, Ya, karena sudah dewasa, mungkin kalau pakai bahasa manusia, sudah waktunya kawinan," Jelasnya.
Niat baik Turmudi disambut baik oleh komunitas pecinta satwa liar yang tergabung dalam Lembaga Edukasi Cinta Satwa dan Konservasi (Cakra) Tulungagung.
Ketua Cakra Tulungagung, Yuga Hermawan yang menjemput Beti mengungkapkan akan menjembatani penyerahan Beti ke Javal Langur Center (JLC), di Kota Batu, Malang.
Menurutnya, Lutung adalah salah satu satwa yang dilindungi dan terancam punah, hal ini diatur dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Nomor 106 Tahun 2018.
"Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, khususnya Pak Turmudi yang memiliki sifat konservasi. Semoga langkah baik ini bisa menjadi contoh bagi yang lain," ucapnya.
Jika nantinya JLC menilai Beti siap dilepas liarkan, maka akan langsung dikembalikan ke alam, namun jika dirasa masih perlu adaptasi maka akan dilakukan observasi. (*/rtn)
Editor : Iman