klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Di Sidoarjo, Takmir Hingga Pengurus Masjid Jami Nurul Islam Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Pengurus masjid Jami' Nurul Islam Sidokerto bersama perwakilan dari BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo. (Catur Rini/klikjatim.com)
Pengurus masjid Jami' Nurul Islam Sidokerto bersama perwakilan dari BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo. (Catur Rini/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Sidoarjo – BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo melakukan penyerahan kartu secara simbolis kepada peserta program BPJAMSOSTEK kepada Takmir, Guru TPQ, Pengurus Masjid Jami' Nurul Islam Sidokerto Buduran Sidoarjo pada Jumat (13/8/2022) siang.

Kepala BPJAMSOSTEK Sidoarjo, Novias Dewo Santoso dalam keterangan pers menyebutkan sebanyak 92 Takmir, Guru TPQ, Pengurus Masjid Jami' Nurul Islam Sidokerto Buduran terdaftar 2 program BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini merupakan masjid pertama di Kabupaten Sidoarjo yang mendaftarkan secara mandiri seluruh pengurus dan pekerja keagamaan di sekitarnya.

“Bulan Agustus ini seluruh pengurus Masjid Jami' Nurul Islam Sidokerto Buduran sudah terdaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan dan terlindungi dua program yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM),” jelas Dewo.

“Mereka yang sudah menjadi peserta, terlindungi mulai saat berangkat bekerja, saat beraktivitas di tempat kerja hingga perjalanan kembali pulang ke rumah, dan jikalau meninggal dunia di luar kegiatan bekerja maka ahli waris akan mendapatkan santunan sebesar 42 juta rupiah,” tambah Dewo.

Dewo juga mengapresiasi ketua takmir Masjid Jami' Nurul Islam yang telah mendaftarkan seluruh pengurusnya menjadi peserta BPJAMSOSTEK dan juga berharap untuk masjid di Kabupaten Sidoarjo yang belum mendaftarkan pengurusnya, untuk dapat bisa menjadi peserta.

“Semoga program ini dapat membantu para takmir, guru TPQ dan pengurus masjid untuk lebih bersemangat dalam menyebarkan nilai-nilai kebaikan. Mari kita peduli terhadap takmir masjid dan pekerja keagamaan di sekitar kita, jika bukan kita lalu siapa lagi,” pungkas Dewo.

Ketua Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Sidoarjo, Imam Mukozali menyampaikan bahwa ini merupakan langkah untuk memakmurkan masjid khususnya di Kabupaten Sidoarjo. “Masjid Jami' Nurul Islam Sidokerto merupakan contoh dan inisiasi untuk memakmurkan masjid itu sendiri dengan mendaftarkan seluruh pengurusnya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” kata Imam Mukozali.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri Ketua Takmir Masjid Jami' Nurul Islam Sidokerto, Munandar; Kepala Desa Sidokerto, Ali Nasikin dan seluruh takmir dan pengurus masjid Jami' Nurul Islam Sidokerto. (nul)

Editor :