KLIKJATIM.Com | Ponorogo - Suasana haru mewarnai kedatangan jemaah haji Kabupaten Ponorogo di bumi reog, Selasa (19/7/2022) malam. Para anggota keluarga pun langsung menuju bus yang mengantar para jemaah haji.
Mereka seolah tak sabar bertemu dengan keluarganya. Dari 194 orang jemaah haji yang seharusnya pulang, kini hanya 193 orang tiba di Kabupaten Ponorogo.
Satu jemaah haji yang tidak bisa kembali pulang adalah Hj Sainem (64), warga Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo. Hj Sainem tidak bisa pulang karena menderita Hipoksia.
"Sedang dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi. Karena saat di Bandara Jeddah, dicek kesehatannya. Saturasinya rendah atau menderita hipoksia," ujar Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ponorogo, Moh Nurul Huda.
Dia menjelaskan bahwa 194 jemaah haji asal Ponorogo telah melaksanakan seluruh rangkaian syarat wajib rukun bahkan sunnah. Mulai sampai di Madinah sampai melakukan seluruh rangkaian ibadah haji dilalui oleh semuanya.
Bahkan, ada yang melakukan umrah sunnah sampai 25 kali dalam 42 hari jemaah haji di sana. Dimungkinkan yang tidak bisa pulang kecapekan.
"Nanti kalau sudah saturasi normal bakal diikutkan kloter berikutnya untuk pulang ke Tanah Air," beber Nurul Huda.
Menurutnya, haji pada tahun 2022 ini walaupun reguler tetapi rasa haji plus. Pasalnya saat wuquf dilakukan pada hari Jumat, sehingga disebut haji akbar.
Pun fasilitas terbaik diberikan. Hotel yang dilakukan saat di arafah, musdalifah serasa bintang 5.
Sementara, Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko bersyukur dengan jemaah haji asal Ponorogo sampai dengan selamat. Walaupun ada 1 orang yang tertinggal karena masih harus dirawat.
"Selamat berjumpa dengan keluarga. Ada 193 sholeh-nya di atas rata-rata. Doa yang mabrur untuk Kabupaten Ponorogo. Aku cinta kepada kalian," pungkasnya. (nul)
Editor : Fauzy Ahmad