klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Produksi Ikan Patin Menurun, Pabrik Fillet Dinas Perikanan Tulungagung Berhenti Beroperasi

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy

KLIKJATIM.Com | Tulungagung--Menjelang lebaran tahun ini Dinas Perikanan Kabupaten Tulungagung mengakui kesulitan untuk mendapatkan pasokan bahan baku ikan patin.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tulungagung, Lugu Tri Handoko mengatakan, kelangkaan bahan baku ini dipicu oleh peralihan jenis budidaya yang dilakukan oleh peternak ikan, dari budidaya ikan patin ke budidaya ikan hias.

"Ini imbasnya peralihan jenis budidaya ikan, dari Patin ke ikan hias, beberapa waktu yang lalu," ujarnya pada Selasa  (26/04/2022).

Lugu menyebut, permintaan pasar sendiri terhadap ikan patin asal Tulungagung cukup tinggi, yakni di kisaran 5 sampai 7 ton perhari. Namun karena kelangkaan bahan baku, sehingga pihaknya hanya bisa melayani seadanya saja.

"Permintaan stabil mas, ada terus setiap hari, tapi kendalanya ya itu tadi di bahan baku," ucapnya.

Bahkan pabrik fillet ikan Patin yang dioperasionalkan Dinas Perikanan Tulungagung kini berhenti beroperasi.

"Sekarang seminggu beroperasi, seminggunya lagi tutup, karena memang ndak ada bahan baku," jelasnya.

Sementara itu untuk hasil produksi ikan lainnya, seperti Gurami dan lele, pihaknya memastikan tidak ada masalah bahkan sudah hampir mendekati normal sebelum pandemi. Yakni produksi ikan gurami mencapai 30 ton perhari dan ikan lele mencapai 35 ton perhari.(mkr)

Editor :