KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Peristiwa tragis terjadi di Kecamatan Baurena, Kabupaten Bojoengoro. Diduga depresi, seorang ibu rumah Suni (43) mengajak anaknya AR (7) bunuh diri dengan cara menceburkan diri ke Bengawan Solo. Saat ini jasad SN sudah ditemukan tim BPBD Kabupaten Bojonegoro di Lamongan, sementara anaknya belum ditemukan.
[irp]Menurut saksi mata, korban bersama anaknya Rabu (11/3/2020) pagi seperti beraktifitas di sekitar rumah. Namun pagi itu, korban membawa anaknya menuju belakang rumah yang berdekatan dengan sungai Bengawan Solo. "Ketika kami tanya mau kemana, namun SN tidak menjawab dan terus berjalan kaki bersama anaknya ke arah penyeberangan sungai," ujar Warsiadi, saksi mata warga Baureno.Setelah itu korban dan anaknya tidak pernah muncul lagi di rumah. Kabar duka baru didapat setelah tetangga korban mendapat informasi jika Suni ditemukan tak bernyawa mengambang di Bendung Gerak Babat sungai Bengawan Solo di Kabupaten Lamongan
[irp]Menurut Kabid Tanggap Darurat BPBD Lamongan Muslimin mengatakan, dari laporan di Bojonegoro mayat itu adalah seorang ibu yang tenggelam bersama anaknya. "Korban ini dilaporkan meninggalkan rumah pada 12 Maret lalu oleh suaminya ke petugas," kata Muslimin pada wartawan di sela-sela pencarian di Babat Barrage.Muslimin menambahkan, untuk pencarian di wilayah Lamongan yang dipusatkan di Babat Barrage ini dilakukan oleh tim pencari dari BPBD Bojonegoro dan BPBD Lamongan. Saat ini petugas masih terus melakukan pencarian terhadap anak Suni.
[irp]"Setelah dalam 2 hari dilakukan pencarian oleh BPBD Bojonegoro, pada hari ketiga BPBD Lamongan membantu proses pencarian dan berhasil menemukan 1 orang korban atas nama Suni di lokasi bendungan gerak Babat pada pukul 11.45 WIB dalam kondisi meninggal dunia," ujar Muslimin.Korban yang berhasil ditemukan, imbuh Muslimin, sudah dibawa ke rumah duka di Baureno Bojonegoro menggunakan ambulance dari Puskesmas Babat. Sementara, upaya pencarian anak Suni yang berusia 7 tahun hingga Jumat siang masih dilakukan. Sejumlah anggota Tim SAR Bojonegoro dibantu Lamongan masih menyisir Sungai Bengawan Solo dan berherap menemukan korban. (fif/roh)
Editor : M Nur Afifullah